Rekomendasi Saham Hari Ini: ASII, AMMN, hingga RATU
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,09% ke level 6.667,89 pada perdagangan Kamis (3/9/2026). Penguatan indeks ditopang sejumlah saham berkapitalisasi besar, terutama BBCA yang naik 1,50%, ASII menguat 4,34%, dan BMRI naik 2,29%.
Di sisi lain, BELI menjadi saham dengan pelemahan terdalam, yakni 11,82%, diikuti SRAJ yang turun 4,63% dan VKTR terkoreksi 2,14%.
Investor asing membukukan pembelian bersih senilai Rp1,11 triliun di pasar reguler dan Rp1,07 triliun di seluruh pasar. Aktivitas pembelian asing di atas Rp1 triliun kembali ditopang saham berkapitalisasi besar, dengan BMRI mencatat pembelian bersih Rp471,38 miliar, BBCA Rp207,10 miliar, CPIN Rp131,92 miliar, dan ANTM Rp108,95 miliar.
Dari sisi sektoral, sembilan dari 11 sektor berakhir menguat. Sektor transportasi dan logistik mencatat kenaikan terbesar sebesar 2,45%, sedangkan sektor teknologi menjadi sektor dengan pelemahan terdalam, yakni 1,62%.
Penguatan juga terjadi di pasar saham Amerika Serikat. Dow Jones naik 1,18% ke level 53.686, S&P 500 menguat 1,06% ke 7.747, sedangkan Nasdaq naik 1,40% ke 26.584. Sementara itu, ETF EIDO dan indeks MSCI Indonesia masing-masing menguat 1,69% dan 1,43%.
Di sisi regulasi pasar modal, OJK menargetkan penerbitan aturan mengenai demutualisasi BEI pada September 2026. Proses internal disebut telah rampung dan kini memasuki tahap harmonisasi dengan Kementerian Hukum.
Dalam rancangan aturan tersebut, kepemilikan saham BEI secara umum dibatasi maksimal 5% untuk setiap pihak, baik Anggota Bursa maupun non-Anggota Bursa. Namun, pemegang saham strategis seperti Danantara, Bank Indonesia, dan Kementerian Keuangan dapat memiliki kepemilikan di atas 5% setelah melalui penelitian dan memperoleh persetujuan OJK.
RUPSLB BEI yang sebelumnya dijadwalkan pada 15 September 2026 berpotensi mengalami perubahan jadwal karena masih menunggu penerbitan aturan tersebut. Nantinya, regulasi ini akan membuka peluang bagi pihak non-Anggota Bursa untuk menjadi pemegang saham BEI.
Sejumlah emiten mencatatkan perkembangan korporasi di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (3/9/2026).
Pertama, ada Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) menaikkan target kepemilikannya di perusahaan penyedia layanan internet (ISP) PT Laxo Global Akses menjadi 90%.
WINR meningkatkan rencana kepemilikan saham di Laxo Global Akses dari sebelumnya 60% menjadi 90%. Langkah tersebut dilakukan melalui penambahan setoran modal. Saat ini, WINR telah menguasai 8,50% saham Laxo.
Rencana tersebut diarahkan untuk mengintegrasikan layanan internet Laxo dengan proyek properti WINR melalui paket bundling dan konsep smart connectivity. Perseroan juga menargetkan langkah ini dapat memperkuat sumber pendapatan berulang.
Laxo saat ini telah beroperasi di 30 kota dan memiliki lebih dari 100 pelanggan dari kalangan korporasi maupun instansi pemerintah serta sekitar 10.000 pelanggan ritel. Dengan basis pelanggan tersebut, Laxo diharapkan dapat memberikan tambahan kontribusi pendapatan bagi WINR. Pada semester I-2026, Laxo mencatatkan pendapatan sebesar Rp22,83 miliar.
Dari sisi teknikal, saham WINR dinilai berpeluang bergerak menuju area Rp26 setelah ditutup di atas EMA 21.
Sementara itu, ERAA mengumumkan rencana pembelian kembali saham dengan dana maksimal Rp500 miliar yang berasal dari kas internal. Per semester I-2026, kas dan setara kas perseroan tercatat sebesar Rp1,31 triliun.
Dalam aksi tersebut, PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) berencana membeli kembali sebanyak-banyaknya 797,50 juta saham atau maksimal 5% dari modal disetor. Jumlah tersebut masih berada di bawah batas maksimal 20% sesuai ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan proforma laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025, aksi tersebut diperkirakan membuat total aset ERAA turun dari Rp28,86 triliun menjadi Rp28,36 triliun. Total ekuitas juga diproyeksikan berkurang dari Rp10,18 triliun menjadi Rp9,68 triliun.
Adapun laba bersih serta laba per saham (EPS) diperkirakan tidak berubah. EPS perseroan berada di level Rp75,68. Pelaksanaan pembelian kembali saham dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, yakni mulai 4 September hingga 4 Desember 2026.
Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas
-
ASII - Buy 5000-5050 | TP 5125-5175 | SL 4740
-
AMMN - Buy 4400-4430 | TP 4480-4530 | SL 4160
-
JPFA - Buy 2350-2380 | TP 2430-2470 | SL 2240
-
ANTM - Buy 3120-3150 | TP 3180-3220 | SL 2970
-
RATU - Buy 4480-4510 | TP 4570-4630 | SL 4240
(ayh/ayh)