Produsen Film Minta Insentif Pajak ke Pemerintah, Ini Respons Purbaya
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan rencana pemberian insentif perpajakan untuk industri perfilman. Rencana itu terungkap usai pertemuannya dengan berbagai pengusaha industri perfilman, di kantornya, Rabu (2/9/2026), kemarin.
Pertemuan itu dihadiri beberapa perwakilan dari Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI), Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APFI), Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi), Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI).
Purbaya menjelaskan bahwa para pengusaha industri perfilman mengusulkan adanya insentif bagi produsen film hingga pelaku usaha bioskop agar mendapatkan perlakuan pajak yang adil dengan film impor.
Meskipun, usulan itu masih dipertimbangkan, dan belum membuahkan suatu keputusan.
"Lagi didiskusikan. Mereka sedang minta mengusulkan lah, gimana kalau ada insentif ke produksi film, film yang diedarkan di bioskop, supaya sama dengan perlakuan film-film impor," kata Purbaya, di Hotal Kempinski, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
"Saya bilang saya akan pertimbangkan. Dalam waktu dekat mereka akan dapat kabarnya," tambahnya.
Melansir keterangan dalam Instagram resmi @menkeuri, diterangkan dalam pertemuan itu membahas langkah untuk mendukung pertumbuhan industri film dalam negeri. Salah satunya melalui perlakuan perpajakan yang adil dan setara bagi film impor dan film domestik.
Sebabnya, industri kreatif dan padat karya seperti perfilman memiliki potensi besar karena berpotensi terhadap penciptaan lapangan kerja, dan menciptakan nilai tambah.
(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]