Oto Finance & Oto Multiartha Resmi Merger, Saham Baru Rp1,58 T Terbit

mkh, CNBC Indonesia
Rabu, 02/09/2026 09:55 WIB
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Summit Oto Finance (SOF) dan PT Oto Multiartha menyetujui aksi penggabungan usaha atau merger. Dalam transaksi tersebut, Summit Oto Finance akan menjadi entitas yang menerima penggabungan, sementara Oto Multiartha menjadi entitas yang melebur.

Persetujuan merger tersebut tertuang dalam keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Summit Oto Finance yang digelar pada 1 September 2026. Perseroan menyebut telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rencana penggabungan tersebut.

"Para pemegang saham menyetujui penggabungan dimana Perseroan akan menjadi entitas yang menerima penggabungan dan PT Oto Multiartha akan menjadi entitas yang menggabungkan diri," demikian ringkasan keputusan RUPSLB dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu (2/9/2026).


Sebagai implementasi merger, pemegang saham juga menyetujui penerbitan saham baru seri A kepada SMMA serta saham baru seri B kepada SMBCI dan SAG, yang merupakan pemegang saham Oto Multiartha.

Penerbitan saham baru tersebut dilakukan melalui peningkatan modal ditempatkan dan disetor Summit Oto Finance sebanyak 3.150.535 saham, dengan total nilai nominal mencapai Rp1,575 triliun.

Selain itu, pemegang saham menyetujui penerbitan tambahan 9.934 saham baru kepada SMMA dengan nilai nominal Rp9,934 miliar. Saham tersebut seluruhnya akan diambil bagian oleh SMMA untuk memenuhi batas kepemilikan asing sebesar 85% dari modal disetor perseroan sebagaimana diatur dalam POJK 47/2020.

Adapun merger ini juga membawa perubahan pada jajaran manajemen dan komisaris Summit Oto Finance.

Dalam keputusan RUPSLB, pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Yosuke Unigame dari posisi Presiden Komisaris dan Hanna Tantani dari posisi Komisaris.

Selanjutnya, perseroan mengangkat Nobuhiroo Moro, Toshiyuki Mitsui, dan Pieter Maruli Panjaitan sebagai Direktur. Sementara Keishi Iwamoto ditunjuk sebagai Presiden Komisaris, dengan Takanori Otsuka dan Muliawan Gunadi Kartarahardja sebagai Komisaris dan Komisaris Independen.

Untuk jajaran direksi, Rusna kembali dipercaya sebagai Presiden Direktur, bersama Kenji Okada, Mr. Yanuar Pribadi, dan Kemaludin Fajar sebagai Direktur.

Dari sisi dampak bisnis, Summit Oto Finance menyatakan merger diharapkan memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional dan kondisi keuangan perseroan melalui peningkatan sinergi usaha.

Seluruh hak dan kewajiban perseroan yang menggabungkan diri akan beralih kepada perseroan penerima penggabungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Perseroan juga menyatakan merger tersebut tidak berdampak negatif secara material terhadap kelangsungan usaha.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Urgensi Optimalisasi KUB Demi Perkuat Likuditas & Layanan BPD