DPR sahkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI, Aida S. Budiman sebagai DGS, dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026-2031.
Rapat Paripurna DPR ke-4 masa persidangan pertama tahun sidang 2026-2027 mengesahkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026-2031 di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
"Apakah laporan hasil fit and proper test dari Komisi XI dapat disetujui?," tanya Ketua DPR Puan Maharani selaku pimpinan Rapat Paripurna ke-4, Selasa (1/9/2026), dan dijawab setuju oleh para anggota DPR. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Selain Destry, para anggota DPR juga sepakat mengesahkan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS)BI periode 2026-2031, dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026-2031. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ketiganya terjadwal akan dilantik sebagai pimpinan baru BI di Mahkamah Agung pada Rabu (2/9/2026). Pelantikan di MA itu nantinya didasari dari surat keputusan presiden (Keppres) Presiden Prabowo Subianto. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Tiga pimpinan BI itu mendapat restu dari DPR setelah menjalani rangkaian uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test yang berlangsung selama dua hari, yaitu pada Rabu (26/8/2026) dan Kamis (27/8/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Pada hari pertama, Komisi XI menguji calon Gubernur BI Destry Damayanti dan calon Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman. Selanjutnya, pada hari kedua, Komisi XI menguji calon Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori hingga terpilihnya Solikin. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Pergantian posisi dewan gubernur ini terjadi setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya pada 25 Juli 2026. Destry yang menjabat sebagai DGS era Perry menjadi penggantinya sebagai Gubernur BI baru. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sementara itu, posisi Destry dengan demikian digantikan oleh Aida yang semula menjabat sebagai deputi gubernur BI. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sedangkan Solikin naik jabatan dari posisi sebelumnya sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)