Saham Bank Topang IHSG Pagi Ini, BBRI Pimpin Penguatan

mkh, CNBC Indonesia
Selasa, 01/09/2026 09:15 WIB
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada awal perdagangan Selasa (1/9/2026), dengan saham-saham perbankan menjadi penopang utama laju indeks.

Berdasarkan data perdagangan, IHSG tercatat naik 0,46% atau 30,13 poin ke level 6.555,61 pada pukul 09:00 WIB. Penguatan indeks terutama ditopang oleh sejumlah saham berkapitalisasi besar, khususnya dari sektor perbankan.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi kontributor terbesar terhadap penguatan IHSG dengan tambahan 4,66 poin indeks. Saham BBRI tercatat berada di level 3.320, naik lebih dari 2%


Selanjutnya, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyumbang 2,61 poin dengan kenaikan 1%, disusul PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) sebesar 2,44 poin dengan kenaikan 25%, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar 2,35 poin, naik 0,7%.

Saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga bergerak di zona hijau pada awal perdagangan.

Penguatan saham-saham bank tersebut membuat sektor perbankan menjadi salah satu penopang kuat pergerakan IHSG pada awal perdagangan.

Selain saham bank, sejumlah saham komoditas juga turut memberikan kontribusi positif. Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyumbang 2,60 poin terhadap IHSG, sementara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memberikan tambahan 1,66 poin.

Sementara itu, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menyumbang 1,35 poin dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar 0,91 poin.

Secara keseluruhan, sebanyak 353 saham menguat, 88 saham melemah, dan 522 saham lainnya stagnan pada awal perdagangan.

Penguatan IHSG terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Senin (31/8/2026), indeks ditutup naik tipis 0,11% ke level 6.525,48.

Pelaku pasar hari ini mencermati sejumlah sentimen domestik, termasuk rilis data inflasi Agustus 2026, Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Agustus, serta neraca perdagangan Juli 2026.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Topcer! BRI Cetak Laba Rp 31,2 Triliun Sepanjang H1-2026