Sebulan Naik 88%, Emiten Mitra Bus TransJakarta Kena Suspensi
Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan pemberhentian sementara (suspensi) perdagangan saham atas PT Steady Safe Tbk (SAFE), pada Senin, (31/8/2026).
Suspensi terhadap emiten transportasi mitra TransJakarta tersebut dimulai pada sesi I perdagangan hari ini, Senin, (31/8/2026). Untuk SAFE, keputusan ini mengacu pada Pengumuman bursa Nomor: Peng-SPT-00158/BEI.WAS/08-2026.
Suspensi ini dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor. Hal ini bertujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang keputusan investasinya.
"BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Steady Safe Tbk (SAFE) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai," sebagaimana tertuang dalam pengumuman dalam laman resmi BEI.
Emiten yang digembok bursa tersebut terpantau mengalami penurunan harga sebelum suspensi. Mengutip data pasar, harga saham SAFE pada perdagangan Jumat lalu tercatat naik 3,7% di harga Rp700 per saham. Harga saham SAFE telah naik 88,17% sejak sebulan yang lalu, dan turun 75% secara year to date.
Dengan ini, BEI berharap para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.
(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]