MARKET DATA

Laba BUMN Naik Ratusan Persen, Prabowo Mau Beri Rosan Tanda Kehormatan

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
25 August 2026 19:30
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Danantara Rosan Perkasa Roeslani di kediaman Hambalang, Jawa Barat, Jumat, (24/4/2026). (Instagram/sekretariat.kabinet)
Foto: Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Danantara Rosan Perkasa Roeslani di kediaman Hambalang, Jawa Barat, Jumat, (24/4/2026). (Instagram/sekretariat.kabinet)

Jembrana, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pemberian bintang tanda kehormatan kepada CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani, karena dinilai mampu mengangkat keuangan perusahaan plat merah.

Hal ini diungkapkan Prabowo pada acara peluncuran dan groundbreaking program PLTS 100 GWp di Monumen Operasi Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo bicara mengenai melanjutkan upaya yang lebih keras untuk mengelola keuangan, termasuk dalam perusahaan BUMN.

"Sebagai contoh prestasi Danantara, menurut saya membanggakan. Saya kira pimpinan Danantara pantas mendapat bintang tanda kehormatan dari negara. Dalam kurang dua tahun penghasilan Danantara, penghasilan BUMN-BUMN naik ratusan persen," kata Prabowo.

Padahal, menurut Prabowo, beberapa BUMN mengalami kerugian selama belasan tahun, kini sudah mencatatkan keuntungan.

"Naiknya kadang-kadang di luar yang bisa kita duga. Ini karena kepemimpinan, ini karena leadership, ini karena pimpinan Danantara jujur, punya rasa cinta Tanah Air yang besar. Saya besar hati dengan capaian-capaian yang telah kita capai, Saudara-Saudara sekalian," kata Prabowo.

Sebelumnya, dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), Prabowo menyampaikan sederet capaian reformasi BUMN.

Salah satu yang dipaparkan adalah total laba BUMN yang mencapai Rp326 triliun pada 2025. Angka tersebut meningkat 75,3% dibandingkan keuntungan pada 2024 yang telah dikoreksi menjadi Rp186 triliun.

Prabowo menegaskan, pencatatan kinerja BUMN harus menggunakan angka yang benar dan tidak boleh disertai permainan dalam laporan keuangan.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti beberapa BUMN, seperti PT Timah Tbk (TINS). Dalam enam bulan pertama 2026, keuntungan PT Timah disebut mencapai Rp2,7 triliun atau sembilan kali dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Prabowo menyebut angka tersebut setara sekitar 900% dibandingkan periode sebelumnya. Valuasi PT Timah pada Agustus 2026 juga meningkat 280% dibandingkan Agustus 2025.

Selain PT Timah, Prabowo memaparkan peningkatan laba bersih sejumlah BUMN sepanjang enam bulan pertama 2026.

Laba bersih Semen Indonesia naik 408,9%, sedangkan Pupuk Indonesia meningkat 252,8%. Pertamina mencatatkan kenaikan laba sebesar 86%, disusul Pegadaian 84,4%, Pelindo 60,4%, dan PTPN 54,4%.

(wia) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Mau Kasih Bos Danantara Bintang Kehormatan, Ini Alasannya


Most Popular
Features