MARKET DATA

Dongkrak Peran Pindar, DPR Tekankan Hal ini!

dpu,  CNBC Indonesia
24 August 2026 11:13
Fintech Lending Days (FLD) 2026
Foto: Fintech Lending Days (FLD) 2026

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) atau Pindar memasuki fase baru sebagai salah satu pilar penting dalam ekosistem jasa keuangan nasional.

Tidak lagi sekadar menjadi alternatif pembiayaan, Pindar kini berperan dalam memperluas akses keuangan, mendukung pertumbuhan UMKM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab.

Melihat hal itu, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menilai penting bagi pemerintah untuk terus mendukung kehadiran Pindar agar bisa dengan cepat mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi ke depan.

Apalagi ia melihat banyak pandangan negatif di masyarakat yang melihat sisi negatif industri ini, karena adanya konsumen yang tidak memenuhi kewajibannya.

"Orang banyak cerita pindar dan disebar media. Padahal ini harus kita ingat ini juga industri bawa banyak manfaat," ujarnya dalam Fintech Lending Days (FLD) 2026, Senin (24/8/2026).

Oleh sebab itu lanjutnya perlu dorongan kuat dari Pemerintah mendukung industri ini baik dari sisi regulasi dan juga edukasi agar industri ini bisa tetap kuat.

Seperti diketahui, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Juni 2026, outstanding pembiayaan Pindar telah mencapai Rp105,14 triliun, tumbuh 25,88% secara tahunan (year-on-year) dengan 26,91 juta rekening peminjam aktif.

Capaian tersebut menegaskan bahwa Pindar telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem jasa keuangan nasional, melengkapi peran perbankan dan lembaga jasa keuangan lainnya dalam menjangkau masyarakat serta pelaku usaha yang selama ini belum memperoleh akses pembiayaan secara optimal

"Sehingga bagaimana nanti konsumen terlindungi dan Industri bisa mendorong ekonomi," terangnya.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Banyak Isu Negatif Soal Pindar, DPR: Masyarakat Harus Dicerahkan


Most Popular
Features