PGN Bakal Ubah Bisnis Total, Bos Danantara Kasih Bocoran

Mentari Puspadini, CNBC Indonesia
Senin, 24/08/2026 13:25 WIB
Foto: Donny Oskaria. (CNBC Indonesia/Rosseno Aji)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mengatakan, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN bakal melakukan transformasi besar-besaran terhadap model bisnisnya dengan menggeser fokus usaha dari sektor hulu menuju bisnis penyaluran gas di sektor midstream hingga downstream.

Ke depan, Chief Operating Officer (COO) Danantara Donny Oskaria mengatakan, PGN diharapkan dapat berperan sebagai distributor gas yang menyalurkan energi tersebut secara langsung ke rumah-rumah masyarakat, mirip dengan sistem distribusi air bersih oleh PDAM.

Saat ini, PGN mulai melakukan uji coba penyaluran dan pemasangan gas langsung ke rumah-rumah di Batam. Melalui skema tersebut, gas nantinya diharapkan dapat disalurkan melalui jaringan langsung ke pelanggan, sehingga pola pemanfaatannya dapat berubah dibandingkan model penggunaan gas yang berjalan saat ini.


"Kita berharapnya PGN sudah mulai men-trial itu untuk di Batam, untuk install gas ke rumah-rumah. Nanti kita maunya gas distribution ini sampai ke rumah-rumah, kita tidak pakai lagi yang model-model sehari ini," kata Donny dalam Squawk Box CNBC Indonesia, Senin, (24/8/2026).

Dalam kesempatan terpisah, Dony menyebut transformasi bisnis tersebut juga akan disinergikan dengan rencana proyek gasifikasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) bersama PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Skema ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Saat ini, PGN masih menjalankan bisnis dari hulu hingga hilir. Di sektor hulu, PGN mengelola total 11 blok aset, yang terdiri atas enam blok telah beroperasi dan lima blok masih berada dalam tahap eksplorasi.

Dari bisnis hulu tersebut, PGN mencatatkan lifting minyak dan gas sebesar 17.580 barel setara minyak per hari atau barrel of oil equivalent per day (BOEPD).

Sementara pada bisnis midstream, PGN menjalankan sejumlah kegiatan mulai dari distribusi dan transmisi gas hingga pengelolaan infrastruktur pipa. Infrastruktur tersebut mencakup pipa distribusi, pipa jaringan gas atau jargas yang dibangun melalui APBN, pipa transmisi, pipa anak perusahaan maupun afiliasi, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG).

Di sektor downstream, PGN saat ini telah beroperasi di 78 kota dan kabupaten yang tersebar di tiga wilayah cakupan utama serta menjangkau 18 provinsi di Indonesia.

Saat ini, volume niaga gas PGN tercatat mencapai lebih dari 836 billion British thermal units per day (BBTUD). Adapun jumlah pelanggan PGN telah mencapai lebih dari 830.000 pelanggan dari berbagai segmen. Selain bisnis gas pipa, PGN juga menjalankan penjualan liquefied natural gas (LNG) dengan realisasi mencapai tujuh kargo.


(ayh/ayh)
Saksikan video di bawah ini:

Kepercayaan Investor Tinggi, Minat Global Bond Danantara Tembus Rp 18T