Live Now! Kupas Peluang & Potensi Pindar di Fintech Lending Days 2026

Khoirul Anam, CNBC Indonesia
Senin, 24/08/2026 10:00 WIB
Foto: Fintech Lending Days 2026

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) atau Pindar terus berkembang sebagai salah satu pilar penting dalam memperluas akses pendanaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Tidak lagi sekadar menjadi alternatif pembiayaan, Pindar kini berperan dalam memperluas akses keuangan, mendukung pertumbuhan UMKM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab. Pertumbuhan industri menunjukkan fondasi yang semakin kuat.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Juni 2026, outstanding pembiayaan Pindar telah mencapai Rp105,14 triliun, tumbuh 25,88% secara tahunan (year-on-year) dengan 26,91 juta rekening peminjam aktif. Capaian tersebut menegaskan bahwa Pindar telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem jasa keuangan nasional, melengkapi peran perbankan dan lembaga jasa keuangan lainnya dalam menjangkau masyarakat serta pelaku usaha yang selama ini belum memperoleh akses pembiayaan secara optimal.


Melihat Hal tersebut sebagai asosiasi resmi yang ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memandang perlunya forum strategis yang mempertemukan regulator, pemerintah, pelaku industri jasa keuangan, investor, asosiasi, perbankan, dan mitra strategis dalam satu wadah kolaborasi.

Untuk itu, AFPI bersama CNBC Indonesia menyelenggarakan Fintech Lending Days (FLD) 2026 dengan tema "Advancing Indonesia's Digital Financing Ecosystem".

Forum ini akan menghadirkan rangkaian kegiatan berupa strategic forum, business matching, networking session, penandatanganan nota kesepahaman (MoU), serta industry showcase yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

FLD 2026 hadir dengan konsep baru sebagai strategic industry platform. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya yang berfokus pada edukasi dan literasi publik, FLD 2026 dirancang sebagai forum kolaborasi tingkat tinggi (high-level engagement) yang mempertemukan para pengambil kebijakan dan pelaku industri untuk menghasilkan inisiatif, kemitraan, dan sinergi yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan industri.

Adapun FLD 2026 dapat disaksikan pada Senin, 24 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB di cnbcindonesia.com dan CNBC Indonesia TV.

Forum ini akan dibuka oleh Ketua Umum AFPI Entjik S. Djafar, kemudian dilanjutkan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman yang akan menyampaikan keynote speech dan Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun dalam sesi Fireside Conversation.

Selain itu acara ini juga akan menghadirkan MoU Signing Business Matching yang dilakukan oleh Pindar bersama UMKM dan dilanjutkan sesi diskusi bersama Gubernur Bali Wayan Koster dengan moderator Mercy Widjaja, News Anchor CNBC Indonesia


Pantau terus cnbcindonesia.com dan CNBC Indonesia TV untuk update informasi seputar ekonomi dan bisnis.




(dpu/dpu)
Saksikan video di bawah ini:

Video:Fundamental Kuat, GOTO Optimistis Perkuat Bisnis Gojek & Fintech