Asing Net Buy Rp933 Miliar, Ternyata Gara-Gara Ini

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Kamis, 20/08/2026 07:00 WIB
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asing tercatat membukukan aksi beli bersih atau net buy di pasar saham Indonesia sebesar Rp933,5 miliar pada perdagangan Rabu (19/8/2026).

Namun, angka tersebut perlu dicermati lantaran sebagian besar net buy asing ditopang oleh transaksi saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang tercatat sangat jumbo.

Berdasarkan data perdagangan, DSSA menjadi saham dengan net buy asing terbesar, mencapai Rp1,47 triliun. Nilai pembelian asing di DSSA tercatat Rp1,56 triliun, sementara nilai penjualan hanya Rp83,4 miliar.


Dari data broker summary DSSA, terdapat transaksi jumbo melalui pasar negosiasi. Hal ini membuat besarnya net buy asing di DSSA tidak serta-merta mencerminkan derasnya aliran dana asing ke pasar reguler.

Dengan demikian jika transaksi DSSA dikeluarkan dari perhitungan, investor asing justru mencatatkan net sell sekitar Rp539,5 miliar pada perdagangan kemarin.

Selain DSSA, sejumlah saham masih mencatat net buy asing, antara lain PT Timah Tbk (TINS) sebesar Rp158,9 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp24 miliar, PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) Rp17,6 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp13,1 miliar, serta PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) Rp10,8 miliar.

Secara keseluruhan, nilai transaksi yang tercatat dalam data mencapai Rp8,19 triliun, dengan pembelian sebesar Rp4,56 triliun dan penjualan Rp3,63 triliun.

Dengan demikian, meski statistik menunjukkan asing mencatat net buy, arus dana asing di pasar saham secara underlying justru masih menunjukkan tekanan jual apabila transaksi jumbo DSSA dikecualikan.

Pergerakan ini menjadi penting dicermati di tengah tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu, ketika sejumlah saham berkapitalisasi besar mengalami tekanan jual.

Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net buy asing terbesar pada perdagangan kemarin: 

  1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) - Rp 1,47 triliun
  2. PT Timah Tbk (TINS) - Rp 158,9 miliar
  3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp 45,3 miliar
  4. PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) - Rp 24 miliar
  5. PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) - Rp 17,6 miliar
  6. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp 13,1 miliar
  7. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) - Rp 11 miliar
  8. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) - Rp 10,8 miliar
  9. PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) - Rp 10,5 miliar
  10. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) - Rp 10,5 miliar

(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video; Tarik Dana Asing, Pasar Modal RI Masih Butuh Katalis Positif