Ada Rumor Mau Akuisisi BYAN, Seluruh Saham Terkait Haji Isam Terbang

mkh, CNBC Indonesia
Selasa, 18/08/2026 14:47 WIB
Foto: Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021). Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Sejumlah saham emiten yang terafiliasi dengan Haji Isam tercatat mengalami penguatan signifikan. Emiten-emiten tersebut antara lain, yakni PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), PT Jhonlin Agro RayaTbk (JARR), PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), kompak berada di zona hijau dengan kenaikan harga yang cukup tinggi.

Kenaikan paling tinggi secara persentase dicatatkan oleh saham JARR. Saham tersebut melesat Rp500 atau 24,88% ke level Rp2.510 per saham. Sebelum mengalami penguatan tersebut, harga JARR berada di kisaran Rp2.010 per saham.

Kemudian, saham FAST tercatat menguat 32 poin atau 6,69% ke level Rp510 per saham.


Selanjutnya, saham PACK juga mencatat penguatan sebesar Rp16 atau 5,41% menjadi Rp312 per saham. Sementara itu, saham PGUN melonjak 19,93% ke level Rp9.175 per saham.

Terakhir saham TEBE yang turut mencatat penguatan yang signifikan. Harga TEBE naik Rp290 atau 21,09% ke level Rp1.665 per saham.

Lonjakan saham-saham tersebut terjadi di tengah beredarnya rumor bahwa pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam melalui Jhonlin Group tengah membidik saham pengendali Bayan Resources. Pasar memperbincangkan kemungkinan akuisisi sekitar 62% saham BYAN.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: SUNI & RAJA Bagi Dividen, BBTN Mau Buyback Saham