Jelang Pidato Prabowo, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.835/US$

Elvan Widyatama, CNBC Indonesia
Jumat, 14/08/2026 09:37 WIB
Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjelang Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (14/8/2026).

Merujuk data Refinitiv, pada pukul 09.15 WIB rupiah terapresiasi 0,14% ke posisi Rp17.835/US$. Mata uang Garuda menguat 40 poin dibandingkan posisi pembukaan.

Rupiah awalnya dibuka melemah 0,08% ke level Rp17.875/US$. Pergerakannya kemudian berbalik ke zona hijau hanya dalam 15 menit pertama perdagangan.


Penguatan rupiah terjadi menjelang Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD dalam rangka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat.

Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam agenda tersebut. Setelah itu, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPR untuk penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya.

Pelaku pasar akan mencermati asumsi nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi, inflasi, suku bunga, defisit anggaran, dan strategi pembiayaan pemerintah.

Rupiah juga memperoleh ruang dari pelemahan dolar AS.

Pada pukul 09.00 WIB, indeks dolar AS (DXY) terpantau melemah 0,08% ke posisi 99,887 setelah data inflasi produsen AS kembali mengurangi peluang kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) pada September mendatang.


(evw/evw)
Saksikan video di bawah ini:

Video: S&P Pertahankan Rating, RI Makin Menarik Bagi Investor Asing?