Ditopang Reli Teknologi, Bursa Asia Kompak Dibuka Menguat
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar Asia-Pasifik dibuka menguat pada Jumat pagi, mengikuti kenaikan Wall Street semalam.
Nikkei 225 Jepang bertambah 0,75% sedangkan Topix naik 0,23%. Kospi Korea Selatan naik 2,54% pada pembukaan, sedangkan saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 1,10%.
Indeks acuan Australia S&P/ASX 200 turun 0,63%, sedangkan indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 25,214, lebih rendah dibandingkan penutupan indeks terakhir di level 25,396.51.
Saham-saham teknologi Asia menguat pada hari Jumat, mengikuti kenaikan luas saham-saham teknologi AS di tengah harga minyak yang melandai dan data inflasi harga produsen yang datar mendukung sentimen risk-on.
Di Jepang, SoftBank Group menguat 5,08%, sementara pembuat peralatan chip Tokyo Electron bertambah 2,13%. Advantest bertambah 4,02%, dan pembuat chip memori Jepang Kioxia naik 3,87%.
Di Korea Selatan, SK Hynix menguat lebih dari 6%, sementara Samsung Electronics menguat 2,05%.
Saham-saham teknologi mengalami peningkatan volatilitas, dengan pasar semikonduktor Korea Selatan yang mengalami fluktuasi antara rekor kenaikan dan penurunan tajam.
Indeks saham berjangka AS tak banyak berubah pada Kamis malam setelah mencatatkan sesi rekor, dengan dua dari tiga indeks acuan utama bersiap untuk kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.
S&P 500 berjangka diperdagangkan tepat di atas garis datar bersama dengan Nasdaq-100 berjangka, Dow Jones Industrial Average berjangka hanya naik 4 poin.
"Pasar sedang bullish saat ini," Anastasia Amoroso, kepala strategi investasi di Partners Group, mengatakan kepada "Closing Bell" CNBC dalam sebuah wawancara, mencatat kekuatan dalam pendapatan perusahaan.
Dengan lebih dari 90% perusahaan S&P 500 membukukan hasil kuartal kedua, pertumbuhan pendapatan dari periode tahun sebelumnya mencapai sekitar 50%, menurut FactSet.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]