Breaking News! IHSG Turun 1,38%
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan pada perdagangan Kamis (13/8/2026). Setelah sempat dibuka menguat, indeks berbalik turun tajam di tengah investor mencermati hasil Morgan Stanley Capital International (MSCI) August 2026 Index Review.
Per pukul 10.02 WIB, IHSG anjlok 87,75 poin atau 1,38% ke level 6.286,10. Posisi tersebut jauh di bawah level pembukaan 6.388,23.
IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.390,33 sebelum berbalik turun. Indeks kemudian menyentuh level terendah 6.281,57.
Tekanan terjadi cukup luas. Sebanyak 156 saham menguat, 456 saham melemah, dan 351 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,328 triliun, dengan volume perdagangan 10,46 miliar saham dan frekuensi 784 ribu transaksi.
Pelemahan IHSG terjadi sehari setelah indeks sempat melesat 1,69% ke level 6.373,85 setelah pengumuman MSCI.
Hasil review MSCI yang diumumkan dini hari tadi menjadi perhatian utama pasar. MSCI tidak menambahkan saham Indonesia ke MSCI Global Standard Indexes. Sebaliknya, GOTO dikeluarkan dari MSCI Indonesia Investable Market Index, sementara CPIN turun kelas dari Global Standard ke Global Small Cap. MSCI juga menghapus sembilan saham Indonesia dari Global Small Cap Indexes.
Seluruh perubahan tersebut baru berlaku setelah penutupan perdagangan 31 Agustus 2026 atau efektif mulai 1 September 2026. Namun, pasar mulai merespons keputusan tersebut pada perdagangan hari ini. Respons awal IHSG juga sejalan dengan pelemahan yang terjadi pada awal perdagangan setelah hasil review diumumkan.
Selain MSCI, investor juga masih menunggu data ekonomi Amerika Serikat (AS) pada malam ini. Data Producer Price Index (PPI) dan klaim awal pengangguran akan menjadi petunjuk tambahan bagi pasar dalam membaca arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve.
Sebelumnya, inflasi konsumen AS Juli tercatat sesuai ekspektasi, sehingga memberikan ruang bagi pasar untuk mempertahankan harapan terhadap pelonggaran kebijakan moneter The Fed.
(mkh/mkh)