Harga Naik Tinggi, Bursa Pantau Ketat Pergerakan 2 Saham Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas PT Dwi Guna Laksana Tbk. (DWGL) dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) mulai Selasa, (11/8/2026). Emiten tersebut dipantau karena terjadi kenaikan harga saham yang tidak wajar.
Mengutip keterbukaan informasi BEI, saham tersebut bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi investor, khususnya pemegang saham ketiga emiten tersebut.
"Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," tulis manajemen BEI, dikutip dari laman resminya.
"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham DWGL tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulisnya.
Mengutip data pasar, saham DWGL bergerak naik 7,58% ke harga Rp426 per saham pada penutupan perdagangan kemarin. Di sisi lain, saham DWGL naik 93.64% selama satu bulan. Sementara dalam year to date naik 31.48%.
Dengan pengumuman ini, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Sama halnya dengan DWGL, BEI juga memberi perhatian khusus bagi saham GIAA karena adanya volatilitas transaksi yang dianggap tak wajar.
Selama perdagangan kemarin, saham perusahaan penerbangan GIAA ini naik 6,94% di level Rp77. Adapun saham GIAA terpantau naik 48.08% dalam periode bulanan, dan telah turun 19.79% selama year to date (YTD).
(fsd/fsd)