TPIA Masih Jadi Sasaran Jual Asing di Tengah Reli IHSG

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Rabu, 05/08/2026 07:50 WIB
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 1,37% pada perdagangan Selasa (4/8/2026) tidak menghentikan aksi jual investor asing pada sejumlah saham sektor petrokimia, energi, dan pertambangan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menjadi saham dengan jual bersih (net sell) asing terbesar mencapai Rp206,6 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar Rp83,6 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) Rp71,4 miliar, dan PT Astra International Tbk. (ASII) Rp60,3 miliar.

TPIA kembali menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing setelah sehari sebelumnya juga memimpin daftar net sell. Hal ini mengindikasikan aksi distribusi asing pada saham tersebut masih berlanjut.


Di sisi lain, IHSG justru ditutup menguat 85,11 poin atau 1,37% ke level 6.319,61, didorong derasnya aksi beli asing pada saham-saham perbankan besar seperti BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI.

Kondisi tersebut menunjukkan investor asing masih melakukan rotasi portofolio, yakni mengurangi eksposur pada sebagian saham petrokimia, energi, dan tambang, sembari meningkatkan kepemilikan di sektor perbankan yang menjadi penopang utama penguatan indeks.

Berikut 10 saham dengan net sell asing terbesar kemarin:

  1. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp206,6 miliar
  2. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp83,6 miliar
  3. PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) - Rp71,4 miliar
  4. PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp60,3 miliar
  5. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) - Rp45,8 miliar
  6. PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) - Rp34,3 miliar
  7. PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) - Rp22,4 miliar
  8. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) - Rp20,6 miliar
  9. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM) - Rp20,5 miliar
  10. PT Bach Multi Global Tbk. (BACH) - Rp15,4 miliar

(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market