DSSA Bakal Lepas 9,63 Miliar Saham Treasuri Mulai 10 Agustus 2026
Jakarta, CNBC Indonesia -Â Emiten milik Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berencana akan mengalihkan saham hasil pembelian kembali (buyback) dengan menjual kembali saham treasuri sebanyak 9.631.904.000 lembar saham. Jumlah atau setara dengan 5% dari jumlah seluruh saham yang telah diterbitkan dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Mengutip keterbukaan informasi BEI, manajemen menjelaskan bahwa program buyback yang telah dilaksanakan sebelumnya mencapai sebanyak 154.105.327 lembar saham sebelum pelaksanaan dua kali pemecahan nilai nominal saham (stock split). Jumlah tersebut setara dengan 38.526.331.750 lembar saham setelah pelaksanaan Pemecahan Saham I dengan rasio 1:10 pada 2024 dan Pemecahan Saham II dengan rasio 1:25 pada 2026.
Sebelumnya, DSSA juga telah melakukan pengalihan sebagian saham treasuri sebanyak 24.815.000 lembar saham sebelum stock split, yang setara dengan 620.375.000 lembar saham setelah Pemecahan Saham II. Pengalihan tersebut telah diumumkan kepada publik melalui laporan perkembangan pengalihan saham pada 10 Januari 2025, 9 Juli 2025, 9 Januari 2026, dan 13 Juli 2026.
Berdasarkan perkembangan tersebut, hingga saat ini DSSA masih memiliki 37.905.956.750 lembar saham treasuri yang tercatat sebagai saham hasil pembelian kembali.
"Sebanyak-banyaknya 9.631.904.000 lembar saham atau sebanyak-banyaknya 5% dari jumlah seluruh saham yang diterbitkan Perseroan dan dicatatkan pada BEI. Jumlahmana termasuk saham yang belum dialihkan berdasarkan rencana pengalihan yang telah diumumkan dalam keterbukaan informasi (KI) 25 Juli 2024," tulis manajemen, Senin (3/8/2026).
Dalam aksi korporasi tersebut, DSSA berencana melakukan pengalihan saham treasuri melalui mekanisme penjualan di Bursa Efek Indonesia tanpa memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Untuk memuluskan rencana tersebut, manajemen menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai anggota bursa yang akan melaksanakan pengalihan saham. Pelaksanaan penjualan saham treasuri dijadwalkan dimulai pada 10 Agustus 2026 hingga seluruh target pengalihan selesai dilaksanakan.
(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]