Bukalapak Berbalik Rugi, Nilai Investasi Tergerus Rp1,75 Triliun

mkh, CNBC Indonesia
Rabu, 29/07/2026 14:35 WIB
Foto: Bukalapak. (Dok. Detikcom/Aisyah Kamaliah)

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) membukukan rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp820,74 miliar pada semester I-2026. Kinerja tersebut berbalik dari periode yang sama tahun lalu yang masih mencatat laba bersih Rp464,45 miliar.

Secara konsolidasi, rugi periode berjalan mencapai Rp820,74 miliar, berbanding terbalik dengan laba Rp464,45 miliar pada semester I-2025.

Berbaliknya kinerja Bukalapak menjadi rugi terutama dipengaruhi oleh rugi nilai investasi sebesar Rp1,75 triliun. Pada periode yang sama tahun lalu, pos tersebut masih mencatat laba nilai investasi sebesar Rp243,22 miliar.


Padahal, dari sisi operasional, perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan. Pendapatan neto naik 29,28% secara tahunan (yoy) menjadi Rp3,99 triliun dari Rp3,09 triliun pada semester I-2025. Di sisi lain, beban pokok pendapatan juga meningkat menjadi Rp3,69 triliun dari Rp2,83 triliun.

Bukalapak juga membukukan pendapatan operasi lainnya sebesar Rp793,23 miliar, berbalik dari beban operasi lainnya Rp32,31 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Namun, kenaikan tersebut belum mampu mengimbangi kerugian dari pos investasi.

Dari sisi neraca, kas dan setara kas perseroan tercatat sebesar Rp14,25 triliun per 30 Juni 2026, turun dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp16,21 triliun. Sementara itu, investasi jangka panjang meningkat menjadi Rp4,14 triliun dari Rp2,71 triliun pada akhir tahun lalu.

Meski mencatat rugi bersih, arus kas dari aktivitas operasi tetap positif sebesar Rp59,34 miliar, naik dibandingkan Rp9,9 miliar pada semester I-2025.

Sementara arus kas investasi mencatat arus keluar bersih Rp2,33 triliun, antara lain seiring penambahan investasi sebesar Rp3,07 triliun selama periode berjalan.

Dalam laporan keuangannya, perseroan tidak merinci investasi yang menyebabkan rugi nilai investasi sebesar Rp1,75 triliun tersebut.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: BNI Siap Buyback Saham Rp627 Miliar