MARKET DATA

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

CNBC Indonesia
29 July 2026 08:50
Mega Capital Sekuritas
Mega Capital Sekuritas
PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 dengan layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,89% ke level 6.130,59 pada perdagangan Selasa (28/7). 

Di tengah tekanan tersebut, saham ASII menguat 1,22%, BYAN naik 0,62%, dan AMRT bertambah 2,29% sehingga menjadi penopang utama indeks. Sebaliknya, pelemahan MPRO sebesar 14,90%, BBCA turun 1,19%, dan BMRI terkoreksi 1,44% menjadi pemberat pergerakan IHSG.

Aktivitas investor asing masih mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp788,57 miliar di pasar reguler dan Rp1,07 triliun di seluruh pasar. Dari sisi sektoral, 10 dari 11 sektor berakhir di zona merah, dipimpin pelemahan sektor properti sebesar 3,25%. Sementara itu, sektor non-siklikal menjadi satu-satunya sektor yang menguat dengan kenaikan 0,52%.

Di pasar global, bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi. Indeks Dow Jones naik 1,03% ke level 52.747 dan S&P 500 menguat 0,21% ke 7.428, sedangkan Nasdaq turun 0,22% ke level 24.876. Pelaku pasar juga mencermati rilis laporan keuangan semester I-2026 yang mendorong sikap wait and see, tercermin dari pelemahan ETF EIDO sebesar 0,82% dan MSCI Indonesia sebesar 0,89%.

Dari sisi aksi korporasi, ada PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) yang membukukan pendapatan sebesar US$186,48 juta pada semester I-2026, meningkat 35,53% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$137,59 juta. Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 103,27% menjadi US$30,17 juta dari sebelumnya US$14,84 juta.

Peningkatan kinerja tersebut didukung kenaikan laba kotor sebesar 72,51% menjadi US$65,71 juta serta EBITDA yang tumbuh 48,98% menjadi US$73 juta. Perseroan juga mencatat kenaikan harga jual realisasi amoniak sekitar 70% menjadi US$531 per metrik ton, sehingga mendorong pendapatan segmen amoniak naik 43,19% menjadi US$166,26 juta. Kenaikan tersebut terjadi meskipun volume produksi sempat terdampak pelaksanaan turnaround maintenance.

Lalu ada PT Indosat Tbk. (ISAT) yang mencatat pendapatan sebesar Rp30,65 triliun pada semester I-2026, meningkat 13,10% dibandingkan Rp27,10 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pendapatan seluler yang naik 12,20% menjadi Rp25,53 triliun dan berkontribusi sekitar 83,3% terhadap total pendapatan. Segmen Multimedia, Data Communication, and Internet (MIDI) juga tumbuh 18,50% menjadi Rp4,69 triliun, sementara pendapatan telekomunikasi meningkat 8,40% menjadi Rp431,90 miliar.

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 84,50% menjadi Rp4,31 triliun dari Rp2,34 triliun. Perseroan menjelaskan bahwa peningkatan tersebut turut didukung oleh keuntungan satu kali dari monetisasi bisnis FiberCo, sehingga tidak seluruhnya mencerminkan pertumbuhan operasional. Di sisi lain, ARPU naik 17,30% menjadi Rp46.000 dengan jumlah pelanggan seluler mencapai sekitar 93,4 juta hingga akhir Juni 2026.

Sementara itu, PT Samator Indo Gas Tbk. (AGII) membukukan pendapatan sebesar Rp1,54 triliun pada semester I-2026, tumbuh 8,90% dibandingkan Rp1,42 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut didukung oleh permintaan dari sektor industri dan layanan kesehatan.

Laba bersih meningkat 178,50% menjadi Rp67,41 miliar dari Rp24,21 miliar pada semester I-2025. Kenaikan ini turut didukung oleh penurunan beban keuangan menjadi Rp157,15 miliar dari Rp164,44 miliar pada periode sebelumnya. Selain itu, reported EBITDA meningkat 10% menjadi Rp452,50 miliar, sekaligus menjadi capaian EBITDA semester pertama tertinggi yang pernah dibukukan perseroan.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

(ayh/ayh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
Next Article IHSG Rebound, Cek Rekomendasi 5 Saham Menarik Hari Ini

Most Popular
Features