Video

Video: Kredit Kendaraan di Mulifinance Anjlok, Ini Efeknya Asuransi

CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Jumat, 24/07/2026 16:16 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Pada Mei 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat adanya perlambatan pembiayaan kendaraan multifinance sebesar 1,44% (yoy) menjadi Rp 402,49 Triliun. Tekanan pada penyaluran kredit multifinance tentu saja akan mempengaruhi kinerja bisnis asuransi kendaraan bermotor.

Dalam upaya menjaga pertumbuhan asuransi kendaraan di tengah tekanan pembiayaan kendaraan multifiance, industri asuransi disebut President Director & CEO Oona Insurance Indonesia, Vincent C. Soegianto dituntut untuk memperkuat sumber pertumbuhan, diantaranya asuransi kendaraan yang sudah beredar di pasaran hingga memperluas saluran distribusi dengan memanfaatkan teknologi digital dan sosial media.

Di sisi lain segmen kendaraan listrik juga menjadi peluang baru bagi asuransi untuk memperluas sumber pertumbuhan premi asuransi. Lalu seperti apa strategi bisnis asuransi umum hadapi efek tekanan pembiayaan kendaraan multifinance?

Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan President Director & CEO Oona Insurance Indonesia, Vincent C. Soegianto dalam Power Lunch, CNBC (Jum'at, 24/07/2026)

Add as a preferred
source on Google