Prabowo Bangga RI Punya Danantara, Ungkap Prestasi Penting Ini

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Senin, 20/07/2026 20:50 WIB
Foto: Danantara Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menyebut kehadiran Danantara sebagai salah satu prestasi bangsa Indonesia yang akan dikenang sejarah. Untuk pertama kalinya, menurut Prabowo, Indonesia berhasil membangun dana kedaulatan (sovereign wealth fund) yang menampung kekayaan negara.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).


"Salah satu prestasi kita yang dikenang oleh sejarah adalah pertama kali bangsa Indonesia berhasil membangun suatu dana kedaulatan yang kita sebut Danantara," ujar Prabowo.

Prabowo menjelaskan, Danantara merupakan singkatan dari Daya Anagata Nusantara, yang ia maknai sebagai daya atau energi masa depan bagi tanah air. Ia menyebut dana ini sebagai cadangan dan energi masa depan bagi generasi penerus.

"Ini menjadi cadangan, jadi energi masa depan anak dan cucu cicit kita. Alhamdulillah, kita punya Danantara Indonesia yang nilai asetnya bernilai lebih dari US$1.000 miliar," kata Prabowo.

Kekayaan yang Selama Ini Tak Terpantau

Menurut Prabowo, kekayaan negara sebesar itu selama ini kerap tidak terpantau dan tidak dipahami di mana keberadaannya. Ia mengaku, ketika masih menjadi anggota kabinet di era Presiden Joko Widodo, dirinya belum menguasai angka-angka terkait aset negara.

Prabowo bahkan mengaku terkejut saat menerima laporan bahwa jumlah BUMN mencapai 1.077 entitas, jauh dari perkiraannya semula yang hanya berkisar 300-350 perusahaan. Ia menyebut banyak BUMN membentuk anak, cucu, hingga cicit perusahaan.

Ia pun menyampaikan kebanggaannya atas kinerja jajaran pimpinan Danantara. Dalam 18 bulan pertama, Danantara disebut telah menutup, mengkonsolidasikan, dan menggabungkan 250 BUMN, dengan target menyusutkan jumlahnya menjadi maksimal 350 entitas pada akhir 2026.

Danantara Indonesia dibentuk pada Februari 2025 sebagai badan pengelola investasi negara. Lembaga ini dipimpin Rosan Roeslani selaku CEO, dengan Dony Oskaria sebagai COO sekaligus Kepala BP BUMN, dan Pandu Sjahrir sebagai Chief Investment Officer.


(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Kepercayaan Investor Tinggi, Minat Global Bond Danantara Tembus Rp 18T