Petinggi Blue Bird (BIRD) Tiba-Tiba Jual 52,56 Juta Saham, Ada Apa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Petinggi sekaligus pewaris emiten transportasi PT Blue Bird Tbk (BIRD), Sri Adriyani Lestari melego 52.560.000 lembar saham perusahaan dengan harga Rp1.490 per saham pada 15 Juni 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/7/2026) harga tersebut tergolong diskon dari harga terendah saham BIRD pada perdagangan efek saat itu yang berada di level Rp1.545. Bahkan, pada 15 Juni 2026, saham Blue Bird ditutup menguat hingga 70 poin ke posisi Rp1.610 per saham.
Dari hasil penjualan tersebut, Sri meraup dana senilai Rp78,31 miliar. Sementara tujuan transaksi tersebut dikatakan untuk kepentingan pribadi. Dengan transaksi tersebut, kepemilikan saham Sri di BIRD berkurang dari sebelum transaksi 62.560.000 saham atau mewakili hak suara 2,50% menjadi 10.000.000 saham atau mewakili hak suara 0,40% setelah transaksi.
Sebagai bagian dari pengendali Blue Bird, Sri menegaskan akan tetap mempertahankan pengendaliannya atas perseroan. "Ya (mempertahankan pengendalian)," imbuh manajemen. Pada perdagangan Jumat (17/7/2026) akhir pekan kemarin, saham BIRD kembali berakhir di zona hijau dengan kenaikan 10 poin ke posisi Rp1.610 per saham.
Pada perdagangan hari ini, saham BIRD tercatat menguat 10 poin (0,62%) ke posisi Rp1.620 per saham. Sementara dalam seminggu, saham perseroan terlihat menguat Rp4,50%, meskipun secara tahunan (year to date/ YTD) saham Blue Bird melemah 4,41%.
(ayh/ayh) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]