MARKET DATA

Asing Balik Borong Saham RI, Bank Mandiri Jadi Buruan Utama

mkh,  CNBC Indonesia
20 July 2026 07:30
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Aliran dana asing kembali masuk ke pasar modal seiring dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan. Investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net foreign buy) di pasar saham Indonesia pada perdagangan sepekan 13-17 Juli 2026.

Setelah sempat membukukan aksi jual bersih pada pekan sebelumnya, dana asing kini kembali masuk dengan nilai mencapai Rp441,4 miliar, ditopang pembelian besar pada saham-saham perbankan dan emiten berkapitalisasi besar.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi incaran utama investor asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp557,6 miliar di pasar reguler. Sementara itu, PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) mencatat net buy asing jumbo karena ada transaksi di pasar negosiasi senilai Rp 983,3 miliar.  

Posisi berikutnya ditempati PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp243,6 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp237,9 miliar.

Selain itu, asing juga memborong PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp133,1 miliar, PT Timah Tbk (TINS) Rp66,8 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp61,3 miliar, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp52,2 miliar.

Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net buy asing terbesar sepanjang pekan lalu: 

  1. PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) - Rp 983,3 miliar
  2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp557,6 miliar
  3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp243,6 miliar
  4. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) - Rp237,9 miliar
  5. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp133,1 miliar
  6. PT Timah (Persero) Tbk (TINS) - Rp66,8 miliar
  7. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp61,3 miliar
  8. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) - Rp52,2 miliar
  9. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Rp45,8 miliar
  10. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) - Rp41,5 miliar

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menorehkan kinerja impresif sepanjang perdagangan 13-17 Juli 2026. Setelah sempat berfluktuasi pada awal pekan, IHSG akhirnya ditutup menguat 4,24% ke level 6.175,535, sekaligus mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam beberapa bulan terakhir.

Penguatan IHSG terjadi di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan. Rata-rata nilai transaksi harian naik 36,25% menjadi Rp13,99 triliun dari Rp10,27 triliun pada pekan sebelumnya. Sementara rata-rata volume transaksi harian melonjak 27,75% menjadi 26,17 miliar saham, sedangkan frekuensi transaksi meningkat 24,60% menjadi 2,33 juta kali per hari. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga bertambah 3,95% menjadi Rp10.749 triliun.

(mkh/mkh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Asing Kompak Incar 10 Saham Ini Kala IHSG Terbang


Most Popular
Features