MARKET DATA

Asing Kalap Borong Saham Bank, Catat Net Buy Rp 638,6 Miliar

mkh,  CNBC Indonesia
17 July 2026 18:35
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Saham-saham perbankan menjadi incaran investor asing pada perdagangan Jumat (17/7/2026), menopang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup naik 1,10% ke level 6.175,53.

Investor asing membukukan beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp638,6 miliar di seluruh pasar.

Aliran dana asing tersebut terkonsentrasi pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencatat net buy sebesar Rp375,4 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) senilai Rp267,7 miliar. Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) juga masih mencatatkan beli bersih asing sebesar Rp691,9 miliar.

Selain sektor perbankan, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga masuk dalam daftar incaran asing dengan net buy Rp76,3 miliar.

Di sisi lain, investor asing masih melakukan aksi jual pada sejumlah saham berbasis komoditas dan sektor siklikal. PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) menjadi saham dengan net sell terbesar ketiga mencapai Rp41 miliar, disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) Rp34,4 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) Rp30,9 miliar, PT Petrosea Tbk. (PTRO) Rp26 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) Rp24,3 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) Rp23,1 miliar.

Aksi jual juga masih terlihat pada saham-saham energi dan konglomerasi lainnya seperti PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), PT Indika Energy Tbk. (INDY), PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), hingga PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG).

Meski demikian, derasnya aliran dana asing ke sektor perbankan mampu mengimbangi tekanan jual di sektor lain sehingga IHSG berhasil mengakhiri perdagangan di zona hijau.

Penguatan indeks juga didukung oleh kenaikan 363 saham, sementara 274 saham melemah dan 328 saham ditutup stagnan. Nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp16,32 triliun dengan volume perdagangan 24,04 miliar saham.

Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign buy dan net foreign sell terbesar pada perdagangan hari ini:

Net foreign buy

  1. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp691,9 miliar
  2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp375,4 miliar
  3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp267,7 miliar
  4. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp76,3 miliar
  5. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) - Rp29,1 miliar
  6. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) - Rp21,5 miliar
  7. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) - Rp16,3 miliar
  8. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) - Rp11,8 miliar
  9. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp10,9 miliar
  10. PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) - Rp8,7 miliar

Net foreign sell 

  1. PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp162,5 miliar
  2. PT Metropolitan Kentjana Tbk. (MKPI) - Rp75,0 miliar
  3. PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) - Rp41,0 miliar
  4. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp34,4 miliar
  5. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) - Rp30,9 miliar
  6. PT Petrosea Tbk. (PTRO) - Rp26,0 miliar
  7. PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) - Rp24,3 miliar
  8. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) - Rp23,1 miliar
  9. PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) - Rp21,1 miliar
  10. PT Indika Energy Tbk. (INDY) - Rp20,6 miliar
(mkh/mkh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Usai Pengumuman MSCI, Aksi Jual Asing Mulai Mereda di Bursa RI


Most Popular
Features