Baru Berumur 7 Hari Bursa, Saham EMMI Sudah Tinggalkan Harga IPO

mkh, CNBC Indonesia
Kamis, 16/07/2026 17:10 WIB
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Emiten penyedia alat kesehatan, PT Essa Medika Mandiri Tbk (EMMI) yang baru melantai perdana di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026 sudah jatuh meninggalkan harga penawaran perdana (IPO). 

EMMI bahkan menjadi satu-satunya emiten yang IPO di bulan ini dan tidak pernah menyentuh auto reject atas (ARA). Sebagai informasi ada enam perusahaan IPO pada Juli 2026. Selain EMMI, lima emiten lain mengawali perdagangan perdana dengan kenaikan hingga menyentuh batas ARA. 

Pada perdagangan hari ini, EMMI ditutup turun 3% di level 460, di bawah harga penawaran IPO EMMI Rp 470. Pagi tadi EMMI sempat menyentuh level tertinggi di Rp480, tetapi tekanan jual cukup besar dan membuat harga saham sempat jauh ke level terendah di Rp460. 


Sebagai informasi, EMMI menerbitkan sebanyak 522,86 juta saham baru, yang mewakili sekitar 30% dari modal. 

Dana hasil IPO akan difokuskan untuk tiga prioritas utama diantaranya, penguatan struktur permodalan, pengembangan fasilitas produksi, dan penambahan modal kerja.

Sebagian dana akan digunakan untuk pembayaran sebagian pinjaman bank, sebagian untuk pembangunan gedung pabrik baru di Cikupa, dan sisanya untuk pembelian persediaan serta kebutuhan modal kerja terkait proyek dan pengadaan alat kesehatan.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bedah Strategi Emiten Alat Kesehatan IPO di Tengah Volatilitas