BTN Ungkap Paylater Bakal Meluncur Tahun Ini, Sedang Tahap Pengajuan
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) menyatakan produk buy now pay later (BNPL) alias paylater sedang dalam tahap pengajuan perizinan. Direktur IT BTN, Tan Jacky Chen membidik paylater milik bank pelat merah tersebut bisa meluncur tahun ini juga.
"Paylater saat ini kita mulai pengembangan. Dan secara bisnis sedang dilakukan pengajuan untuk perizinan dari sisi paylater," kata Jacky saat ditemui di Gedung Menara Radius Prawiro, Selasa (14/7/2026).
Ia mengatakan pihaknya juga memperkuat perhitungan baik dari sisi bisnis dan juga secara regulasi, compliance, dan tata kelola produk BNPL tersebut.
"Jadi secara sistem, secara bertahap kami melakukan parallel untuk pengembangan dari sistem paylater sendiri," tutur Jacky.
Terkait plafon paylater tersebut, Jacky mengatakan BTN akan menentukan setiap nasabah berdasarkan profil dan segmentasi nasabah.
"Karena setiap profil dan setiap segmen kan berbeda dan use case-nya pun nanti kita akan sesuaikan dengan profil dan segmen yang nanti kita anggap sebagai eligible menerima paylater atau yang akan mengajukan," ungkap Jacky.
Ia membeberkan bahwa paylater tersebut akan berada di super app BTN, Bale. Jacky menyatakan bahwa bank yang fokus pada pembiayaan perumahan itu juga terus memperkuat Bale sebagai produk unggulannya.
"Karena Bale kan sebagai produk champion kita. Kita akan memperkuat di situ, itu sebagai super apps kami. Jadi island-island yang dipunya dari consumer, dari lending gitu ya salah satunya dari paylater, nanti gatewaynya masuk lewat Bale," terangnya.
Pada kesempatan itu, Jacky juga mengungkapkan BTN telah menyerap belanja modal alias capital expenditure (capex) bidang IT, lebih dari 50%, sesuai dengan target mereka. Menurutnya, jumlah capex IT BTN tahun ini meningkat sekitar 10% hingga 15%.
"Tapi memang nanti penyerapannya akan semakin tinggi. Semakin besar di akhir tahun. Jadi memang sesuai dengan target kami terkait penyerapan dari capex," tutur Jacky.
Pada bulan Februari lalu, Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar mengungkapkan bahwa pihaknya telah meraih persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalankan produk BNPL, dan saat ini sedang berproses di Bank Indonesia (BI).
Pada saat itu, Hirwandi membidik paylater BTN dapat diluncurkan pada triwulan I-2026 lalu.
Ia mengatakan peluncuran paylater sebagai bagian dari BTN yang ingin menjadi "beyond mortgage" dan masuk dalam gaya hidup para nasabahnya.
(fsd/fsd) Add
source on Google