Penyebab Laba Pelindo Melambung 61,9% di Semester I-2026

mkh, CNBC Indonesia
Senin, 13/07/2026 16:15 WIB
Foto: Dok Pelindo

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat lonjakan laba bersih pada semester I-2026. Pertumbuhan pendapatan dari layanan kepelabuhanan yang diiringi efisiensi operasional menjadi faktor utama yang mengerek profitabilitas perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, Pelindo membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 61,9%  secara tahunan (yoy) menjadi Rp2,42 triliun dari Rp1,49 triliun.

Hal itu seiring dengan pendapatan usaha Pelindo yang tumbuh 11,3% secara tahunan menjadi Rp18,51 triliun, sementara laba usaha melonjak 32,4% menjadi Rp4,51 triliun dari Rp3,41 triliun pada semester I-2025.


Kontributor terbesar pendapatan masih berasal dari bisnis inti kepelabuhanan. Pendapatan terminal peti kemas naik menjadi Rp7,74 triliun dari Rp6,69 triliun setahun sebelumnya.

Pendapatan pelayanan kapal juga meningkat menjadi Rp3,54 triliun, disusul pelayanan barang sebesar Rp2,52 triliun dan pengusahaan tanah, bangunan, listrik, serta air mencapai Rp2,76 triliun. Di sisi lain, bisnis logistik tumbuh sekitar 25% menjadi Rp513,2 miliar, sedangkan pendapatan pengusahaan alat melonjak sekitar 57% menjadi Rp380 miliar.

Adapun pertumbuhan pendapatan tersebut tidak diikuti kenaikan beban operasional dengan laju yang sama. Beban operasi hanya naik sekitar 5,1% menjadi Rp13,62 triliun. Bahkan sejumlah pos beban justru mengalami penurunan, seperti beban sumber daya pihak ketiga yang turun menjadi Rp3,68 triliun dari Rp4,11 triliun serta beban penyusutan dan amortisasi yang menyusut menjadi Rp1,60 triliun dari Rp1,88 triliun.

Selain itu, beban keuangan juga turun menjadi Rp1,32 triliun dari Rp1,57 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Di saat bersamaan, bagian laba dari entitas asosiasi meningkat menjadi Rp376,24 miliar dari Rp215,95 miliar. Kedua faktor tersebut turut memperkuat pertumbuhan laba bersih Pelindo.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prospek IPO Korporasi & Sektor Potensi Cuan Era Ketidakpastian