MARKET DATA

Baru 3 Bulan Menjabat, Dirut PT Pos Daud Joseph Mengundurkan Diri

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
02 July 2026 14:38
Daud Joseph. (Dok. Istimewa)
Foto: Daud Joseph. (Dok. Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia — Daud Joseph mengundurkan diri dari kursi utama direktur utama PT Pos Indonesia (Persero). Permintaan mundur telah diterima BUMN logistik tersebut pada 2 Juli 2026. 

"Alasan pengunduran diri adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan," kata Corporate Secretary Iwan Gunawan dalam keterangan tertulis, Kamis (2/6/2026).

Iwan melanjutkan bahwa PT Pos menghormati keputusan tersebut serta menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin perusahaan.

Selanjutnya, PT Pos memastikan bahwa proses transisi kepemimpinan akan dilaksanakan sesuai dengan tata kelola yang berlaku.

Selama proses tersebut berlangsung, PT Pos memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dan tidak mengganggu proses layanan kepada seluruh stakeholder.

"Sebagai bagian dari Danantara, Perseroan tetap berkomitmen menjalankan amanah Pemegang Saham dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memperkuat kinerja perusahaan, serta menjalankan program kerja strategis yang sedang berlangsung," tulis Iwan. 


Adapun PT Pos menegaskan bahwa saat ini kondisi operasional tetap berjalan lancar dan baik. Seluruh pelaksanaan program transformasi dan agenda strategis Perusahaan terus berjalan sesuai rencana Perusahaan.

Sebagai informasi, sebelum diangkat jadi dirut PT Pos, Joseph menjabat sebagai direktur operasional dan keselamatan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Pada Maret 2026, dia mengundurkan diri dari posisi tersebut karena diberikan amanat untuk memimpin PT Pos. Dia diangkat sebagai direktur utama PT Pos berdasarkan keputusan para pemegang saham Nomor 168 Tahun 2026/SK.065/DI-DAM/DO/2026 tanggal 11 Maret 2026.

(mkh/mkh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 9 BUMN Logistik Dikonsolidasi ke PT Pos, Bidik Pasar Rp3.600 Triliun


Most Popular
Features