Daftar Terbaru Saham HSC per Juli 2026, Ada Dua Emiten Baru Masuk
Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan adanya kecenderungan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) pada dua emiten, yakni PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) dan PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG).
"Pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal," sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis, (2/6/2026).
BEI menjelaskan, berdasarkan metodologi penentuan HSC atas struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat per 25 Juni 2026, saham DGWG yang merupakan emiten pupuk tersebut dimiliki oleh sejumlah pemegang saham tertentu yang secara agregat menguasai 97,35% dari total saham perseroan.
Mengacu pada komposisi pemegang saham efektif per 31 Mei 2026, PT Maybank Sekuritas Indonesia tercatat memiliki 736,84 juta saham atau setara 12,53% dari total saham DGWG. Sementara itu, kepemilikan masyarakat dalam bentuk tanpa warkat (scripless) mencapai 890,21 juta saham atau sekitar 15,13% dari total saham beredar. David Yaory tercatat sebagia penerima manfaat terakhir di tingkat individu.
Adapun untuk HATM, BEI menyatakan berdasarkan metodologi penentuan HSC atas struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat per 30 Juni 2026, saham perseroan dimiliki oleh sejumlah pemegang saham tertentu yang secara agregat menguasai 96,09% dari total saham.
Berdasarkan data kepemilikan saham per 31 Mei 2026, PT Habco Primatama menjadi pemegang saham terbesar HATM dengan kepemilikan 5,76 miliar saham atau setara 66,34%. Selain itu, PT Multi Sarana Nasional juga menguasai 1,75 miliar saham atau sekitar 20,11% dari total saham perseroan.
Sementara itu, kepemilikan masyarakat dalam bentuk tanpa warkat pada HATM tercatat mencapai 1,15 miliar saham atau sekitar 13,29%.
Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada akhir bulan Mei 2026, pemilik manfaat terakhir di tingkat individu HATM adalah Cosmas Kiardi, Benny, danHasanul Arifin Hasibuan.
Dengan demikian berikut daftar saham HSC per 2 Juli 2026:
- PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) - 95,47%
- PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) - 97,75%
- PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) - 98,35%
- PT Ifishdeco Tbk (IFSH) - 99,77%
- PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) - 95,94%
- PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) - 99,85%
- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) - 95,35%
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) - 95,76%
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) - 97,31%
- PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) - 95,82%
- PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI) - 94,10%
- PT Mahkota Group Tbk. (MGRO) - 93,76%
- PT Kota Satu Properti Tbk. (SATU) - 94,27%
- PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) - 96,09%
- PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) - 97,35%
(mkh/mkh) Add
source on Google