Asing Net Buy di Sesi 1, Saham Ini Diincar

mkh, CNBC Indonesia
Kamis, 02/07/2026 13:35 WIB
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Aliran dana asing mulai kembali masuk ke pasar modal Tanah Air. Akan tetapi aksi jual masih membayangi.

Sepanjang sesi 1 hari ini, Kamis (2/6/2026) investor asing mencatat net buy Rp 7,8 miliar. Asing melakukan aksi jual Rp 2,6 triliun dan beli Rp 2,6 triliun. 

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan net buy asing terbesar dengan nilai Rp 126,8 miliar dan diikuti oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp 74,5 miliar. 


Emiten bank jumbo lain, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga masuk dalam daftar dengan net buy lebih kecil, yakni Rp 18,4 miliar. Selain itu emiten energi dan tambang juga terpantau menjadi incaran asing. 

Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net buy asing terbesar sepanjang sesi 1: 

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp 126,8 miliar
  2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp 74,5 miliar
  3. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) - Rp 55,3 miliar
  4. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Rp 41,5 miliar
  5. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp 37 miliar
  6. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp 18,4 miliar
  7. PT United Tractors Tbk (UNTR) - Rp 10,4 miliar
  8. PT MD Entertainment Tbk (FILM) - Rp 9,5 miliar
  9. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) - Rp 7,8 miliar
  10. PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp 6,7 miliar

Sementara itu, sejumlah saham masuk dalam daftar net sell asing terbesar siang ini, berikut daftarnya:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp 176,4 miliar
  2. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) - Rp 35,3 miliar
  3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) - Rp 32,4 miliar
  4. PT Astra International Tbk (ASII) - Rp 24,3 miliar
  5. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) - 20,9 miliar
  6. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Rp 19,6 miliar
  7. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) - Rp 15,8 miliar
  8. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Rp 15,1 miliar
  9. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) - Rp 10,3 miliar
  10. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) - Rp 9,8 miliar

Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut bergerak naik hari ini, Kamis (2/6/2026). Hingga akhir sesi 1, IHSG bertengger di level 5.792,17, naik 1,7% atau 97,05 poin.

Tercatat ada 458 emiten atau nyaris separuh dari total perusahaan tercatat di Bursa berada di zona hijau. Hanya sekitar 19% emiten yang melemah dan sisanya atau 318 stagnan.

Kendati demikian pasar masih relatif sepi. Nilai transaksi pada akhir sesi 1 hanya Rp 6,49 triliun dengan pergerakan 12,4 miliar saham. Investor tercatat melakukan transaksi sebanyak 913.300 kali.

Sebagai informasi, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik 0,92% ke level 5.695,12. Indeks masih berupaya untuk kembali ke level 6.100-6.200 area resistance kuat sebelumnya.

Mengutip Refinitiv, pergerakan IHSG hari ini ditopang oleh emiten bank jumbo. BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI kompak berada di dalam daftar top movers dengan bobot yang terbilang signifikan.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: IHSG Dibuka Menguat Tapi Rupiah Anjlok ke Rp 17.900 per USD