Usai Pengumuman MSCI, Aksi Jual Asing Mulai Mereda di Bursa RI

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Jumat, 26/06/2026 07:00 WIB
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) di pasar reguler pada perdagangan Kamis (25/6/2026). Namun, tekanan jual mulai mereda setelah sehari sebelumnya mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Berdasarkan data perdagangan, investor asing mencatatkan net sell Rp299 miliar. Angka tersebut jauh lebih kecil dibandingkan net sell Rp1,171 triliun pada Rabu (24/6/2026), atau menyusut sekitar 74,5% dalam sehari.

Meski arus dana asing masih keluar, penyusutan nilai net sell ini bisa menjadi indikasi awal bahwa tekanan jual mulai berkurang setelah aksi pelepasan besar-besaran yang terjadi usai pengumuman hasil evaluasi MSCI pada perdagangan sebelumnya.


Saham-saham perbankan besar masih menjadi sasaran utama aksi jual asing. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat net sell terbesar senilai Rp224,2 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp93,2 miliar.

Selain sektor perbankan, tekanan jual juga terlihat pada PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) sebesar Rp77,3 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp40 miliar, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) sebesar Rp39,9 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebesar Rp32 miliar, serta PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) sebesar Rp31,5 miliar.

Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan kemarin:

  1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp224,2 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp93,2 miliar
  3. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) - Rp77,3 miliar
  4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp40 miliar
  5. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) - Rp39,9 miliar
  6. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) - Rp32 miliar
  7. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) - Rp31,5 miliar
  8. PT Indosat Tbk (ISAT) - Rp29,3 miliar
  9. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) - Rp26,6 miliar
  10. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp19,8 miliar

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan kemarin dengan menguat signifikan. IHSG sempat dibuka di zona merah sebelum akhirnya melaju kencang dan naik 1,96% ke level 5.999,04 pada penutupan perdagangan sesi kedua. Tercatat mayoritas saham atau 537 emiten hijau, 135 turun, dan 141 stagnan.

Akan tetapi penguatan IHSG belum diiringi oleh nilai dan volume transaksi yang terbilang sepi, yakni Rp 13,65 triliun dan 22,58 miliar saham. Kapitalisasi pasar pun masih berkutat di bawah Rp 11.000 triliun atau tepatnya Rp 10.519 triliun.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Reli IHSG Berlanjut & Rupiah Menguat ke Rp 17.875 per Dolar AS