BI: Transaksi CIPS Tembus 3 Miliar Yuan, Melonjak 200% dalam Sepekan

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Kamis, 18/06/2026 16:16 WIB
Foto: Mata uang Rupiah, Yuan, dan Won. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan transaksi langsung antara rupiah dan renmimbi melalui Cross-Border Interbank Payment System (CIPS), infrastruktur pembayaran internasional berbasis yuan (renminbi/RMB) yang berada di bawah naungan People's Bank of China (PBoC).

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Thomas Djiwandono mengungkapkan transaksi melalui CIPS sejak 1 Juni 2026 mencapai 3 miliar yuan atau setara US$443 juta.


"Mengenai CIPS dari total transaksi dari 1 Juni total transaksi 3 miliar yuan atau setara US$443 juta. Ini peningkatan sangat baik. Minggu lalu ke minggu ini naik lebih dari 200%," ujarnya saat konferensi pers secara daring pada Kamis (18/6/2026).

Thomas mengatakan bahwa data tersebut merupakan bukti upaya dan inovasi BI dalam kebijakan baru tersebut diapresiasi dengan memiliki permintaan yang sangat baik.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bahwa CIPS mengkoneksikan bank peserta untuk fasilitasi perdagangan dan investasi bisa langsung dengan China menggunakan mata uang rupiah-renmimbi.

Saat ini terdapat tiga bank asal China yang memiliki cabang di Indonesia dan Bank Mandiri yang sudah tergabung dalam konektivitas CIPS tersebut.

Integrasi tersebut juga disebut mampu meningkatkan kepastian penyelesaian transaksi lintas negara, terutama bagi nasabah korporasi yang memiliki aktivitas perdagangan dan investasi dengan mitra di China.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya penguatan kerja sama transaksi bilateral antara Indonesia dan China yang sebelumnya didorong oleh Bank Indonesia dan People's Bank of China melalui skema Local Currency Transaction (LCT).

Melalui mekanisme tersebut, transaksi perdagangan dan investasi dapat semakin banyak dilakukan menggunakan mata uang lokal tanpa harus bergantung pada dolar Amerika Serikat sebagai mata uang perantara.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Selamatkan Rupiah, BI Naikkan Suku Bunga & Siapkan 7 Langkah