BI Sudah Terbitkan Rp1.021,1 Triliun SRBI Demi Perkuat Rupiah

Robertus Adrianto, CNBC Indonesia
Kamis, 18/06/2026 14:22 WIB
Foto: Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo saat menyampaikan sambutan dalam peluncuran laporan perekonomian Indonesia 2025 di Jakarta, Rabu (28/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Bank Indonesia Channel)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, bank sentral telah menerbitkan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) senilai Rp 1.021,1 triliun sampai dengan 16 Juni 2026.

Ia mengatakan, total nilai SRBI yang diterbitkan itu ditujukan untuk memperkuat nilai tukar rupiah, dengan cara menaikkan suku bunga instrumen operasi moneter itu untuk menarik investasi asing.

"Suku bunga SRBI dinaikkan untuk tarik inflow dan perkuat rupiah," kata Perry saat konferensi pers secara daring, Kamis (18/6/2026).


Perry mengatakan, dari total outstanding SRBI senilai Rp 1.021,1 triliun, di antaranya dimiliki oleh investor asing dengan nilai Rp 238,1 triliun.

"Rp 1021,1 triliun dengan kepemilikan non residen Rp 238,1 triliun atau setara 23,3% dari total outstanding," ujar Perry.

Hasil penerbitan SRBI ini menurutnya telah mempu mebuat kurs rupiah menguat terhadap dolar AS sekitar 0,76% poin to point pada 17 Juni 2026 dibanding Akhir Mei 2026 dengan level Rp 17.730/US$.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps Menjadi 5,75%