Buyback Saham Bank BUMN, Dasco: Bukti Fundamental Kuat

Redaksi, CNBC Indonesia
Kamis, 11/06/2026 13:45 WIB
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai aksi pembelian kembali saham (buyback) yang dilakukan sejumlah perusahaan, termasuk badan usaha milik negara (BUMN), mencerminkan keyakinan terhadap kuatnya fundamental perusahaan di tengah gejolak pasar.

Menurut Dasco, koreksi yang sempat terjadi di pasar saham justru menjadi momentum bagi perusahaan-perusahaan dengan fundamental kuat untuk menambah kepemilikan sahamnya melalui aksi buyback.

"Sebenarnya kan BUMN dan swasta-swasta yang proyek-proyeknya strategis itu kan fundamentalnya kuat. Nah sehingga kemarin dalam keadaan pasar harga sedang turun ya tentunya kemudian BUMN atau Himbara itu kemudian buyback kembali," kata Dasco kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).


Ia menilai langkah tersebut menunjukkan adanya keyakinan bahwa valuasi saham-saham emiten strategis masih menarik meski pasar sempat mengalami tekanan.

Selain aksi buyback oleh perusahaan, Dasco juga menyinggung peran investor dan lembaga investasi yang memanfaatkan pelemahan pasar untuk melakukan akumulasi saham.

"Atau kemudian lembaga-lembaga yang melakukan investasi maupun pasar tentunya melihat bahwa sangat strategis kemudian ketika membeli kembali pada saat keadaan pasar seperti kemarin," ujarnya.

Sebelumnya Dasco mengumpulkan para direktur Himbara, beserta Ketua BP BUMN dan Chief Operating Officer Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Dony Oskaria, dan Menteri Sekertaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Selasa (9/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas terkait fenomena pasar saham yang saat ini sedang bergejolak termasuk anjloknya saham-saham perbankan BUMN.

Dalam pertemuan ini, Dasco akan berdiskusi untuk membuka peluang pembelian saham kembali (buyback) saham.

"Kita saatnya diskusi, kemudian kita pada kesempatan yang tepat untuk kembali buyback saham-saham di pasar," pungkasnya.

Sebagai informasi, pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengumpulkan para direktur Himbara, beserta Ketua BP BUMN/Chief Operating Officer Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Dony Oskaria, dan Menteri Sekertaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Sementara perwakilan BUMN, antara lain, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Hery Gunardi, Direktur Utama PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Riduan, Direktur Utama Taspen Rony Hanityo Aprianto, dan Direktur Utama INA Oki Ramadhana.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Rupiah & IHSG Anjlok, Ini Instrumen Pilihan Manajer Investasi