Video

Video: Ambisi Semen Indonesia Kuasai 50% Market Share & Tebar Manfaat

CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Rabu, 10/06/2026 18:15 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Indrieffouny Indra mengungkapkan 3 strategi transformasi bisnis semen menghadapi tantangan overcapacity dan pertumbuhan industri semen yang masih stagnan.

Transformasi bisnis SIG meliputi peningkatan ritel sales untuk menjangkau pasar yang lebih luas, menekan biaya produksi hingga mengembangkan bisnis non-semen.

Salah satu bisnis non-semen SIG adalah semen hijau/green cement yang merupakan produk semen dengan emisi karbon yang rendah yang menggunakan material substitusi berasal dari alam yang lebih banyak hingga 38%. Langkah ini diharapkan bisa membawa SIG sebagai "game changer" dalam industri hijau dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Semen Hijau SIG juga berhasil masuk pasar ekspor ke Reunion Island telah mendapat sertifikat CE (Conformité Européenne) yang memenuhi standar keselamatan dan keamanan lingkungan dari Uni Eropa. Inovasi semen hijau ini menjadi bagian dari upaya SIG untuk meningkatkan sumber pendapatan baru bagi perusahaan hingga mencapai 49% sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

Di sisi lain SIG memastikan upaya perusahaan menerapkan prinsip keberlanjutan atau ESG (Environmental, Social, and Governance) yang diantaranya dilaksanakan lewat pencapaian pemanfaatan program CSR bagi 9,8 Juta Jiwa di tahun 2025 pada sektor pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, budaya dan infrastruktur.

SIG menargetkan pada 2030 menjadi perusahaan penyedia solusi bangunan terbesar di regional dengan market share nasional mencapai 50% dari saat ini 46,3%. Langkah ini dilakukan lewat fokus ke pasar ritel dan semen curah

Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dengan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Indrieffouny Indra dalam Manufacture Check, CNBC Indonesia (Rabu, 10/06/2026)A

Add as a preferred
source on Google

Related Videos
Popular Videos