BI Naikkan Struktur Bunga SRBI Tenor 6, 9 dan 12 Bulan

haa, CNBC Indonesia
Selasa, 09/06/2026 12:57 WIB
Foto: REUTERS/Iqro Rinaldi

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikkan struktur suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) pada seluruh tenor 6, 9, dan 12 bulan. Keputusan ini sejalan dengan keputusan Rapat Dewan Gubernur Mingguan yang memutuskan menaikkan suku bunga acuan, BI-Rate 25 bps menjadi 5,50% hari ini, Selasa (9/6/2026).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan langkah ini dilakukan untuk semakin meningkatkan imbal hasil bagi masuknya investasi portofolio asing.


"Kenaikan struktur suku bunga SRBI dimaksud dilakukan sesuai mekanisme pasar dan untuk menjadikan investasi portofolio di Indonesia tetap kompetitif dengan negara lain," kata Perry, Selasa (9/6/2026).

Sebagai catatan, 5 Juni 2026, imbal hasil SRBI tenor 6, 9 dan 12 bulan mencapai 6,62%; 6,87%; dan 12 bulan.

Adapun, sejalan dengan ini, BI memutuskan membuka kembali window lelang instrumen repurchase agreement (repo) untuk tenor-tenor 3, 6, 9, dan 12 bulan bagi perbankan guna memastikan kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan dengan sasaran agar pertumbuhan Uang Primer (M0) tetap double digit (di atas 10%).

"Perluasan fasilitas repo ini akan menjadi instrumen utama dalam pengelolaan likuiditas moneter dibandingkan dengan mekanisme lain, termasuk melalui pembelian SBN dari pasar sekunder yang selama ini ditempuh Bank Indonesia," papar Perry.

Selain itu, BI juga meningkatkan intensitas operasi moneter baik Rupiah maupun valuta asing untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah. Penguatan operasi moneter Rupiah ditempuh dengan pembukaan lelang SRBI dua kali seminggu. Sementara itu, penguatan operasi moneter valuta asing terus dilakukan dengan meningkatkan intensitas intervensi baik melalui transaksi spot dan DNDF di pasar domestik maupun transaksi NDF di pasar luar negeri.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Mendadak BI Gelar RDG, Naikkan Suku Bunga 25 Bps Jadi 5,50%