MARKET DATA

Breaking! IHSG Lompat 4% Usai Pertemuan Dasco dengan Bos Himbara

Redaksi,  CNBC Indonesia
09 June 2026 11:23
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco bertemu pimpinan Bank Himbara. (CNBC Indonesia/Romys Bhinekasari)
Foto: Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco bertemu pimpinan Bank Himbara. (CNBC Indonesia/Romys Bhinekasari)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada perdagangan Selasa (9/6/2026). Setengah jam sebelum sesi pertama ditutup, IHSG naik 4,01% atau menguat 214 poin ke level 5.556,19.

Pergerakan liar IHSG pekan ini menunjukkan pasar domestik masih berada dalam fase mencari keseimbangan setelah tekanan jual besar yang menghantam pasar dalam beberapa sesi terakhir.

Secara teknikal maupun psikologis, rebound tajam saat pembukaan lebih mencerminkan aksi bargain hunting dibanding perubahan sentimen secara menyeluruh.

Lonjakan IHSG saat pembukaan terutama ditopang saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) yang memberikan kontribusi terbesar terhadap indeks. Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menjadi pendorong utama dengan kontribusi sekitar 24 poin terhadap indeks, disusul PT Sinar Mas Multi Artha (SMMA) dan tiga emiten perbankan terbesar RI yakni Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Central Asia (BBCA).

Fenomena ini mengindikasikan bahwa pasar mulai melihat valuasi sejumlah saham big caps sebagai area yang menarik setelah koreksi dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, penguatan saham telekomunikasi, ritel, hingga komoditas juga membantu menopang sentimen pasar.

Sebagai informasi, saham TLKM menguat setelah perusahaan mengumumkan dividen dengan yield menarik. TLKM akan membagikan dividen tunai dari laba bersih tahun buku 2025 atau setara 123% dari laba bersih atau sejumlah Rp 21,9 triliun. Diketahui sekitar Rp4,2 triliun dividen yang akan dibagikan diambil dari laba ditahan Perseroan tahun sebelumnya.

Keputusan tersebut disetujui oleh pemegang saham TLKM lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan hari ini dengan dividen tunai yang akan dibagikan tersebut setara Rp 221 per saham.

Bila dihitung berdasarkan harga kemarin, TLKM menawarkan dividen dengan imbal hasil sekitar 9%.

Bank BUMN RI Kuat

IHSG lompat menyusul pertemuan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas), dan sejumlah stakeholder sektor keuangan lainnya di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026).

Turut hadir dalam pertemuan Ketua Himbara yang juga Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Putrama Wahju Setiawan dan Ketua Perbanas yang juga Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Hery Gunardi. Hadir pula Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Kepala Badan Pengaturan BUMN/COO Danantara Indonesia Dony Oskaria.

"Pada hari ini Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melakukan koordinasi dan serta evaluasi terhadap situasi pada saat ini berkaitan dengan situasi perbankan di tanah air," ujar Dasco.

Ia mengaku sudah mendapatkan informasi mengenai situasi perbankan dari Himbara dan Perbanas pada saat ini.

"Yang berdasarkan hasil diskusi perkembangannya sangat bagus," kata Dasco.

Di sisi lain, sentimen eksternal juga relatif lebih kondusif dibandingkan saat gelombang sell off sebelumnya. Rupiah memang masih berada di sekitar Rp18.160 per dolar AS, tetapi pelemahannya mulai terbatas. Kondisi ini sedikit meredakan kekhawatiran investor terhadap potensi tekanan lanjutan di pasar keuangan domestik.

Tekanan Rupiah

Meski demikian, volatilitas diperkirakan masih akan tinggi sepanjang sesi. Hal ini tercermin dari pergerakan indeks yang sempat melonjak lebih dari 1,5% saat pembukaan, namun kemudian cepat terkoreksi sebelum kembali menguat.

Dari sisi pergerakan saham, kondisi pasar pagi ini masih cukup positif. Sebanyak 335 saham menguat, 262 saham melemah, dan 362 saham bergerak stagnan. Artinya, penguatan IHSG pagi ini tidak hanya ditopang segelintir saham besar, tetapi juga mulai diikuti lebih banyak saham lainnya.

Secara teknikal, rebound IHSG pagi ini juga belum sepenuhnya mengubah tren pelemahan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Indeks memang sempat melonjak lebih dari 1%, namun masih bergerak jauh di bawah area resistance penting sehingga volatilitas diperkirakan tetap tinggi. Area 5.300 kini menjadi level krusial yang akan dicermati pelaku pasar sebagai zona pertahanan utama setelah tekanan jual besar beberapa sesi terakhir.

(fsd/fsd) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Breaking! IHSG Tiba-Tiba Melesat 2% Lebih, Ini Penyebabnya


Most Popular
Features