Pukul 13.00 WIB: Rupiah Makin Lesu, Dolar AS Dekati Level Rp18.200
Jakarta, CNBC Indonesia - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus berlanjut hingga siang hari. Dolar kini nyaris menembus Rp18.200.
Melansir data Refinitiv, per pukul 09.07 WIB atau tujuh menit setelah pembukaan perdagangan, rupiah melemah ke level Rp18.100/US$. Posisi tersebut membuat mata uang Garuda terdepresiasi sekitar 0,50% terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Kemudian pada pukul 10.00 WIB, rupiah terus melemah hingga menyentuh Rp18.150/US$.
Pada pukul 11.00 WIB, rupiah sudah berada di level Rp18.160. Pukul 13.00 WIB, rupiah menyentuh Rp18.180/US$.
Dengan posisi tersebut, rupiah kembali mencatatkan level terlemah sepanjang masa terhadap dolar AS.
Di pasar global, indeks dolar AS (DXY) sebenarnya terpantau melemah pada pagi ini. Per pukul 09.00 WIB, DXY turun 0,07% ke posisi 99,998. Namun, posisi tersebut masih tergolong tinggi setelah DXY menguat tajam 0,66% pada perdagangan terakhir pekan lalu hingga kembali menembus level 100.
BI sebelumnya melaporkan cadangan devisa Indonesia turun US$ 1,3 miliar menjadi US$ 144,9 miliar pada Mei 2026
Ini dipengaruhi pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.
Secara keseluruhan, posisi cadangan devisa pada akhir Mei 2026 tetap kuat, setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
(mij/mij) Add
source on Google