7 Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau dengan ketat perdagangan 7 saham karena telah terjadi pergerakan harga saham di luar kewajaran (Unusual Market Activity). Dari jumlah tersebut, 6 saham emiten mengalami penurunan tajam, dan 1 emiten mengalami kenaikan secara signifikan.
Saham yang mengalami penurunan tajam antara lain, PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO), PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN), PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC), PT Ifishdeco Tbk. (IFSH), PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), dan PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA)
Sementara saham yang mengalami kenaikan tajam antara lain, PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH).
Langkah tersebut dilakukan dalam rangka perlindungan Investor, khususnya bagi pemegang saham 7 emiten tersebut. Peringatan UMA dilakukan pada tanggal 4 Juni 2026.
Namun, pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Dengan demikian, para Investor diharapkan untuk, memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum
mendapatkan persetujuan RUPS.
Serta, mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
(ayh/ayh) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]