Video

Video: Bos MI Ungkap Alasan Investor Kabur Bikin IHSG & Rupiah Anjlok

CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Kamis, 04/06/2026 16:32 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Tekanan jual di pasar keuangan RI masing sangat kuat yang mendorong pelemahan IHSG menyentuh level 5.600 dan Rupiah anjlok ke Rp 18.000 per Dollar AS pada perdagangan Kamis (04/06).

Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto mengatakan pelemahan tukar Rupiah erat kaitannya dengan tekanan eksternal maupun internal sehingga kenaikan suku bunga BI belum efektif.

Dari dalam negeri, musim pembagian dividen pada emiten dengan banyak investor asing membuat kebutuhan dolar meningkat. Sementara di pasar saham tekanan jual didorong naiknya kebutuhan dolar sebagai diversifikasi investasi hadapi ketidakpastian.

Di pasar obligasi menurunnya kepercayaan investor terhadap tata Kelola pemerintahan dan komunikasi publik pemerintahan RI turut berdampak pada capital outflow bagi investor asing maupun investor lokal.

Seperti apa Manajer Investasi melihat tekanan Rupiah dan pelemahan IHSG? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto dalam Power Lunch, CNBC (Kamis, 04/06/2026)

Add as a preferred
source on Google