Susunan Terbaru Jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Kimia Farma
Jakarta, CNBC Indonesia — PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) telah melakukan perubahan susunan manajemen. Pemegang saham telah mengangkat Bonanza Perwira Taihitu sebagai Komisaris. Hal tersebut telah mendapatkan persetujuan para pemegang saham melaui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Direktur Utama Kimia Farma Djagad mengatakan, perubahan susunan pengurus dilakukan sebagai bagian dari langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perusahaan, mendukung transformasi bisnis, serta meningkatkan pelaksanaan strategi jangka panjang Perseroan.
"Para pemegang saham mendorong manajemen untuk memperkuat fundamental bisnis Perseroan. Berbagai keputusan yang disepakati dalam RUPST merupakan bagian dari upaya strategis untuk mendukung penguatan tata kelola, meningkatkan efektivitas operasional, dan memperbaiki kinerja Perseroan secara menyeluruh," ujarnya, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (4/6/2026).
Selain itu, dalam RUPST pemegang saham juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Jasmine Karsono sebagai Direktur Portofolio, Produk dan Layanan.
Menurutnya, langkah ini akan semakin memperkuat kapasitas organisasi dalam menjalankan agenda transformasi dan peningkatan kinerja perusahaan secara berkelanjutan. Langkah ini sebagai komitmen Perseroan untuk menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), memperkuat fundamental bisnis, serta menjaga keberlanjutan usaha di tengah dinamika industri dan tantangan ekonomi yang terus berkembang.
"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus sebelumnya atas komitmen dan kontribusinya selama menjalankan amanah di PT Kimia Farma (Persero) Tbk," imbuhnya.
Perubahan pengurus tersebut berlaku efektif usai RUPST, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Adapun susunan pengurus Perseroan yang baru berdasarkan keputusan RUPST sebagai berikut:
Susunan Dewan Komisaris PT Kimia Farma (Persero) Tbk:
- Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Stefan Looho
- Komisaris Independen: Diah Kusumawardani
- Komisaris Independen: Fachmi Idris
- Komisaris: Suprianto
- Komisaris: Sumarjati Arjoso
- Komisaris: Bonanza Perwira Taihitu
Susunan Direksi
- Direktur Utama: Djagad Prakasa Dwialam
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Willy Meridian
- Direktur Produksi dan Supply Chain: Hadi Kardoko
- Direktur Sumber Daya Manusia: Disril Revolin Putra
- Direktur Komersial: Hanadi Setiarto
Sebagai informasi, Bonanza Perwira Taihitu adalah Staf Ahli Bidang Politik & Globalisasi Kesehatan Kementerian Kesehatan sejak tahun 2025. Bonanza juga pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Kebijakan Kesehatan Global dan Teknologi Kesehatan Kementerian Kesehatan (2022-2024) dan Koordinator Fungsi Politik II untuk Kerjasama Kesehatan, HAM, dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri (2019).
Latar belakang pendidikan Bonanza, S1 Hubungan Internasional, Universitas Airlangga (1998) dan S2 Ilmu Politik, Universitas Indonesia (2003).
Di sisi lain, Djagad mengungkapkan, sepanjang tahun 2025, KAEF telah menjalankan program restrukturisasi keuangan dan memperoleh perbaikan fundamental termasuk peningkatan laba bruto melalui fokus produk high margin, serta penurunan rugi tahun berjalan secara signifikan sebesar 63,3% dari Rp1,2 triliun menjadi Rp443,3 miliar.
Efisiensi operasional dan optimalisasi portofolio produk high margin membuat kenaikan laba bruto menjadi Rp3,06 triliun pada tahun 2025, tumbuh dari capaian tahun 2024 yang sebesar Rp2,95 triliun.
Sehingga, mencatatkan rapor hijau di awal tahun 2026 dengan mencatat laba bersih 197,79% menjadi Rp123,6 miliar.
"Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi memastikan Kimia Farma kembali menjadi kebanggaan industri kesehatan nasional," tutupnya.
(mkh/mkh) Add
source on Google