Net Sell Asing Nyaris Rp1 T Kemarin, Saham Konglo Jadi Sasaran

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Kamis, 04/06/2026 07:30 WIB
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing kembali melakukan aksi jual bersih di pasar saham domestik saat tekanan di pasar keuangan belum mereda. Pada perdagangan Rabu (3/6/2026), asing tercatat membukukan net sell hampir Rp1 triliun di seluruh pasar.

Data perdagangan menunjukkan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net foreign sell) sebesar Rp993,2 miliar. Nilai penjualan asing mencapai Rp10,875 triliun, lebih besar dibandingkan nilai pembelian yang tercatat Rp9,881 triliun.

Tekanan jual asing terutama menghantam saham-saham konglomerat.


Berikut daftar 10 saham dengan net sell asing terbesar:

  1. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp253,67 miliar
  2. PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp228,68 miliar
  3. PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) - Rp156,07 miliar
  4. PT Petrosea Tbk. (PTRO) - Rp106,87 miliar
  5. PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) - Rp88,86 miliar
  6. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) - Rp72,15 miliar
  7. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp71,90 miliar
  8. PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) - Rp68,65 miliar
  9. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) - Rp58,73 miliar
  10. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) - Rp48,33 miliar.

Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas koreksi, tetapi masih tercatat anjlok dalam pada akhir perdagangan kemarin.

IHSG ditutup turun 4,11% atau -254,36 poin ke level 5.941,07. Sebanyak 75% emiten atau 726 berada di zona merah. Hanya 75 emiten di zona hijau dan 158 tidak bergerak.

Nilai transaksi mencapai Rp 24,96 triliun, melibatkan 35,83 miliar saham dalam 2,71 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun merosot menjadi Rp 10.455 triliun.

Mengutip Refinitiv, bahan baku dan kesehatan menjadi sektor yang terkoreksi paling dalam, yakni -9,23% dan -6,37%. Dua bank jumbo dan saham tambang terafiliasi Salim menjadi pemberat utama IHSG.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Rupiah Dekati Level Rp 18.000 per USD & IHSG Terus Melemah