Bursa Asia Bergerak Variatif, Kospi Bikin Rekor Baru
Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar saham Asia bergerak variatif pada perdagangan pagi ini seiring dengan meningkatnya optimisme investor terhadap potensi kemajuan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.
Indeks utama Korea Selatan mencetak rekor baru dengan melesat ke level tertinggi sepanjang masa di 8.094,90.
Sementara itu, indeks saham lapis kecil Kosdaq turut menguat 2,12%. Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,18% setelah sehari sebelumnya menembus level psikologis 65.000 untuk pertama kalinya.
Indeks Topix juga melemah 0,36% di tengah aksi ambil untung investor, sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,17% pada awal perdagangan.
Futures indeks Hang Seng Hong Kong juga bergerak lebih rendah dibanding posisi penutupan terakhir pekan lalu.
Mengutip CNBC Internasional, sentimen positif di pasar saham Asia muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyebut pembicaraan dengan Iran berjalan "cukup baik" dan menunjukkan perkembangan positif.
Meskipun demikian, Trump tetap memperingatkan bahwa AS dapat kembali melancarkan serangan apabila perundingan gagal mencapai hasil.
Harapan meredanya tensi geopolitik ikut memengaruhi pergerakan harga minyak dunia. Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun 5,37% menjadi US$91,41 per barel. Di sisi lain, minyak Brent justru naik sekitar 1,75% ke posisi US$97,82 per barel.
Sebagai tanda betapa rapuhnya perundingan tersebut, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan bahwa mereka melakukan "serangan pertahanan diri" yang menargetkan lokasi peluncuran rudal Iran dan kapal-kapal yang mencoba memasang ranjau di selatan Republik Islam Iran.
Seiring berlanjutnya konflik, Teheran tampaknya "mengalah" terkait Selat Hormuz. Hal itu diungkapkan oleh mantan direktur CIA David Petraeus kepada Lisa Kim dari CNBC dalam Konferensi Investasi Asia UBS pada hari Senin.
Di Amerika Serikat, kontrak berjangka Wall Street justru menguat. Futures S&P 500 naik 0,78%, Nasdaq-100 futures bertambah 1,14%, sedangkan Dow Jones futures melonjak sekitar 371 poin atau 0,73%.
Perdagangan saham AS sendiri tutup pada Senin karena libur nasional Memorial Day.
(mkh/mkh) Add
source on Google