Bos OJK Minta Anak Muda Lakukan Ini Biar Hidup Gak Berantakan

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Jumat, 22/05/2026 18:19 WIB
Foto: Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi saat menyampaikan pemaparan dalam Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, DIY, Jumat (22/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Yogyakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menekankan pentingnya pengelolaan keuangan, terutama bagi anak muda yang baru memulai karirnya. Pasalnya, jika pengaturan keuangan tidak dilakukan, maka kehidupan dewasa pun bisa berantakan.

"Kedua harus bijaksana menggunakan teknologi. Sekarang kalian dibombardir (dengan teknologi), berbahaya sekali kalau kalian tidak tahu apa yang digunakan akhirnya kalian pencet-pencet hilang, itu bahaya sekali," kata Friderica dalam Jogja Financial Festival (Finfest) 2026 di Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

Dia menegaskan, inilah pentingnya membangun literasi dan ketahanan finansial sejak dini, untuk mempersiapkan masa depan. Selama ini OJK juga secara aktif melakukan edukasi keuangan kepada masyarakat, sehingga bukan soal inklusi melainkan juga literasi.


"Ekonomi digital terus didorong, tetapi harus hati-hati. Harus belajar investasi," tegasnya.

"Anak muda yang belajar mengelola uang hari ini sedang menyiapkan kebebasan hidupnya di masa yang akan datang," lanjut Friderica.

Dia juga mengungkapkan tantangan generasi muda saat ini bukan lagi kesulitan mendapatkan informasi, melainkan kemampuan memilah informasi yang benar di tengah derasnya arus digital.

Menurutnya, generasi Z kini menjadi kelompok baru yang semakin dominan mewarnai sektor keuangan nasional karena tumbuh di era digitalisasi dan banjir informasi.

"Gen Z ini menarik sekali. Mereka mewarnai sektor keuangan kita. Generasi pertama yang tumbuh di era digitalisasi," ujarnya.


(rah/rah) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: OJK Prediksi Tak Ada Penambahan Saham RI di Rebalancing MSCI