MARKET DATA

Rekomendasi Saham Hari Ini: PTBA, ASII hingga MYOR Layak Dicermati

CNBC Indonesia
21 May 2026 08:50
Mega Capital Sekuritas
Mega Capital Sekuritas
PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 dengan layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
Rekomendasi Saham Hari Ini: PTBA, ASII hingga MYOR Layak Dicermati
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,82% ke level 6.318,50 pada perdagangan Rabu (20/5). Pelemahan indeks terjadi di tengah tekanan saham-saham sektor basic industry, sementara investor asing masih membukukan aksi jual bersih di pasar reguler sebesar Rp130,88 miliar.

Saham Mora Telematika Indonesia (MORA) memimpin penguatan dengan kenaikan 19,75%, diikuti Sinarmas Multiartha (SMMA) yang naik 8,49%, serta Bank Mandiri (BMRI) menguat 2,42%. Sebaliknya, tekanan terbesar datang dari saham grup petrokimia dan energi, yakni Barito Pacific (BRPT) yang turun 10,18%, Chandra Asri Pacific (TPIA) melemah 14,74%, dan Barito Renewables Energy (BREN) terkoreksi 7,62%.

Secara sektoral, sembilan dari sebelas sektor berada di zona merah. Sektor basic industry mencatat penurunan terdalam sebesar 4,67%, sedangkan sektor keuangan menjadi sektor dengan penguatan tertinggi sebesar 1,21%. Investor asing tercatat membukukan beli bersih di seluruh pasar senilai Rp249,17 miliar.

Dari pasar global, indeks utama Wall Street ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 1,31% ke posisi 50.009, S&P 500 menguat 1,08% ke level 7.432, dan Nasdaq bertambah 1,55% menjadi 26.270. 

Pelaku pasar kini menantikan rilis risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed serta data neraca berjalan Indonesia kuartal I-2026 yang diperkirakan mencatat defisit US$4,50 miliar, lebih lebar dibanding kuartal sebelumnya sebesar minus US$2,54 miliar.

Sentimen domestik lainnya datang dari rencana pemerintah untuk melakukan sentralisasi ekspor crude palm oil (CPO) dan batu bara melalui pembentukan BUMN ekspor. Kebijakan tersebut dinilai memberikan tekanan terhadap sektor komoditas dan pergerakan IHSG.

Sementara itu, Indika Energy (INDY) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 33,88% secara tahunan menjadi US$13,59 juta pada kuartal I-2026, dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$10,15 juta. Pendapatan perseroan naik tipis 0,73% YoY menjadi US$493,21 juta.

Kinerja INDY juga ditopang peningkatan pendapatan investasi sebesar 73,51% YoY menjadi US$5,47 juta, seiring kenaikan nilai investasi pada Nanshan Aluminium International Holdings Ltd menjadi US$20,04 juta. 

Di sisi lain, total beban perseroan turun 1,57% YoY menjadi US$419,18 juta. Penurunan beban pokok terutama dipengaruhi kenaikan persediaan batu bara sebesar US$15,23 juta pada kuartal I-2026, yang turut menekan cost of goods sold (COGS) secara tahunan. Kondisi tersebut mencerminkan volume produksi yang lebih tinggi dibanding volume penjualan selama periode berjalan.

Dari sektor perkebunan, Cisadane Sawit Raya (CSRA) menargetkan volume pengolahan tandan buah segar (TBS) di pabrik internal mencapai 700 ribu ton tahun ini, naik dibanding realisasi tahun sebelumnya sebesar 500 ribu ton. Hingga kuartal I-2026, produksi TBS perseroan telah mencapai 18% dari target tahunan.

CSRA juga menyiapkan belanja modal sekitar Rp100 miliar untuk program replanting dan ekspansi landbank. Perseroan membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 5,87% YoY menjadi Rp2 triliun pada tahun ini, dibanding realisasi sebelumnya Rp1,89 triliun.

Di sisi korporasi, Bangun Kosambi Sukses (CBDK) berencana melakukan pembelian kembali saham dengan nilai maksimal Rp250 miliar menggunakan kas internal. Posisi kas perseroan pada kuartal I-2026 tercatat Rp2,75 triliun.

Jika aksi buyback terealisasi penuh, kas perseroan diperkirakan menjadi sekitar Rp2,50 triliun, sementara total aset berpotensi turun menjadi Rp22,18 triliun dan ekuitas menjadi Rp12,22 triliun.

Perseroan menyatakan jumlah saham yang dibeli kembali tetap mengacu pada ketentuan POJK terkait saham treasuri. Buyback akan dilaksanakan melalui Ina Sekuritas Indonesia dalam periode 20 Mei hingga 19 Agustus 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas

  • PTBA - Buy 2770-2820 | TP 2850-2900 | SL 2650

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • ASII - Buy 5900-5950 | TP 6050-6100 | SL 5700

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • MYOR - Buy 1845-1865 | TP 1890-1920 | SL 1750

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • OASA - Buy 416-424 | TP 432-442 | SL 394

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • KETR - Buy 600-615 | TP 625-645 | SL 565

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.
(ayh/ayh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
Next Article Gerak IHSG Masih Terbatas, BUMI-ASII Masuk Rekomendasi Analis

Most Popular
Features