MARKET DATA

Bos Telkom (TLKM) Beri Kisi-Kisi Dividen Tahun Ini, Bakal Naik?

Demis Gosta,  CNBC Indonesia
20 May 2026 15:51
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini (tengah) usai acara paparan media dI Telkom Landmark Tower, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (CNBC Indonesia/Demis Rizky)
Foto: (CNBC Indonesia/Demis Rizky)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) memberikan kisi-kisi besaran pembagian dividen tahun ini. Direktur Utama TLKM, Dian Siswarini mengatakan baik rasio maupun nominal jumlah dividen tunai tahun buku 2025 setidaknya akan sama atau bahkan melebihi jumlah tahun sebelumnya.

Namun, ia mengatakan semua bergantung pada persetujuan pemegang saham pengendali. Kebijakan pembagian dividen akan dimintakan persetujuan para pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar tanggal 8 Juni mendatang.

"Usulannya (rasio dan nominal) tidak lebih kecil. Tidak lebih kecil, ini masih harus mendapatkan persetujuan shareholders melalui RUPS 8 Juni," kata Dian saat media update di Kantor Telkom, Rabu (20/5/2026).

Ia kemudian mengungkapkan bahwa pihaknya menjaga besaran pembagian dividen, sembari melakukan aksi pembelian kembali alias buyback saham. Kedua aksi korporasi tersebut didasari oleh kekuatan arus kas dan fundamental bisnis, bukan hanya dari perolehan laba saja.

"Kami menjaga dividen juga melakukan buyback didasarkan kepada kekuatan arus kas dan fundamental bisnis. Bukan semata-mata laba, akuntansi kasnya nggak ada," tutur Dian.

Menurutnya, Telkom memiliki arus kas yang solid sehingga mampu memberikan imbal hasil yang menarik kepada para pemegang saham tanpa mengganggu kebutuhan investasi perseroan.

"Kita punya cash flow solid sehingga memberikan return yang menarik ke pemegang saham tanpa mengganggu kebutuhan investasi," imbuh Dian.

Mengingatkan saja, Telkom mencatatkan laba bersih sebesar Rp17,8 triliun untuk tahun buku 2025, dengan margin laba bersih 12,1% dan normalized net income tercatat sebesar Rp22,7 triliun.

Tahun lalu, emiten telekomunikasi pelat merah itu membagikan dividen tunai dari laba bersih tahun buku 2024 sebesar 89% dari laba bersih atau sejumlah Rp 21 triliun atau setara Rp212,46 per saham.

(Zefanya Aprilia/fsd) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Laba Naik tapi Kas Menyusut, Ada Apa dengan DEWA?


Most Popular
Features