Breaking News! Sempat Hijau, IHSG Kembali Longsor Nyaris 2%
Jakarta, CNBC Indonesia -Â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berbalik memerah, setelah tadi sempat menghijau. Bak roller coaster, IHSGÂ kini melemah 1,92% ke level 6.249,26.
Sebanyak 532 saham melemah, hanya 167 saham menguat dan sebanyak 260 saham tidak bergerak. Volume perdagangan saham mencapai 18,54 miliar lembar, dengan nilai Rp10,26 triliun dan frekuensi transaksi sebanyak 1,25 juta kali. Â
Sebelumnya, jelang pidato Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan melesat naik 1% ke level 6.430,97.
Sebanyak 382 saham naik, 260 saham turun dan 316 saham tidak bergerak. Volume perdagangan mencapai 7,92 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi menembus Rp4,83 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 615 ribu kali.
Namun, pada pembukaan perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melemah 0,29% atau 18,47 poin ke posisi 6.352,20. Sebanyak 156 saham terkoreksi, 146 saham menguat, dan 314 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 158 miliar dengan volume perdagangan 235 juta saham dalam 31.500 kali transaksi. Adapun kapitalisasi pasar menciut menjadi Rp 11.079 triliun
Sesaat setelah dibuka IHSG tercatat langsung ambles makin dalam ke zona merah dan melemah hingga 1,35%. Pagi ini saham-saham yang paling ramai ditransaksikan adalah BBCA, ASPR, BBRI, BUMI dan TPIA.
Sejumlah sentimen akan membayangi kinerja pasar modal hari ini, dengan yang paling utama datang dari bank sentral. Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Rabu siang ini (20/5/2026).
Keputusan tersebut menjadi salah satu agenda paling penting yang ditunggu pelaku pasar, terutama di tengah tekanan berat terhadap rupiah dan pasar keuangan domestik.
(ayh/ayh) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]