MARKET DATA

INDY Terbitkan Surat Utang US$ 100 Juta, Duitnya Buat Tambang Emas

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
19 May 2026 10:20
Indika Energy
Foto: Rivi Satrianegara

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Indika Energy Tbk. (INDY) mengumumkan telah menyelesaikan penerbitan dan penawaran surat utang senior (senior notes) senilai US$100 juta dengan tingkat bunga tetap 8,75% per tahun dan jatuh tempo pada 2029.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), disebutkan bahwa, surat utang tersebut dijamin tanpa syarat dan tidak dapat ditarik kembali oleh sejumlah anak usaha.

Adapun anak usaha INDY antara lain, PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Multi Energi, PT Tripatra Engineering, PT Tripatra Engineers and Constructors, serta Tripatra (Singapore) Pte. Ltd.

Selain itu, penerbitan obligasi juga dijamin melalui gadai saham yang diberikan oleh perseroan dan entitas anak penjamin.

Nantinya, dana hasil penerbitan surat utang tersebut akan digunakan secara eksklusif untuk membiayai belanja modal pengembangan proyek tambang emas yang berada di Sulawesi Selatan.

Proyek tersebut dimiliki oleh PT Masmindo Dwi Area, anak usaha yang sepenuhnya dimiliki oleh perseroan.

"Transaksi ini dilakukan untuk mendukung upaya transisi Perseroan yang lebih luas dari bisnis batubara menuju portofolio bisnis yang lebih terdiversifikasi," tulis manajemen, Selasa (19/5/2026).

Manajemen juga menjelaskan bahwa transaksi pemberian jaminan perusahaan (corporate guarantee) dan gadai saham oleh anak perusahaan penjamin merupakan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 42/POJK.04/2020.

Transaksi tersebut hanya bersifat wajib lapor dan tidak memerlukan persetujuan independen karena dilakukan antara perseroan dengan perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki minimal 99% oleh perseroan.

Selain itu, Indika Energy menegaskan penerbitan surat utang baru tersebut tidak termasuk transaksi material berdasarkan POJK Nomor 17/POJK.04/2020. Sebab nilai penerbitan obligasi tidak mencapai 20% dari total ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit per 31 Desember 2025.

(ayh/ayh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Terungkap, Danantara Siapin Duit Segini Buat Masuk ke Saham


Most Popular
Features