18 Perusahaan RI Ini Masuk Deretan Bank Terbaik di Dunia 2026

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Senin, 11/05/2026 10:35 WIB
Foto: Ilustrasi ATM BRI (Dok:BRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tren bank digital atau neobank terus mengubah lanskap industri perbankan global. Hal itu seiring dengan banyaknya masyarakat yang mengandalkan layanan digital untuk menjalankan transaksi keuangan sehari-hari.

Meski demikian, keberadaan kantor cabang fisik tetap dianggap penting bagi sebagian nasabah yang masih membutuhkan interaksi langsung dalam layanan perbankan.

Mengutip Forbes, terdapat sejumlah bank masuk dalam daftar "World's Best Banks 2026" berdasarkan survei terhadap lebih dari 54.000 responden di 34 negara dengan 17 bahasa berbeda.


Penilaian tahunan kedelapan ini disusun bersama perusahaan riset pasar Statista. Survei tersebut dilakukan pada Oktober hingga November 2025 dengan melibatkan nasabah aktif, mantan nasabah dalam tiga tahun terakhir, hingga masyarakat yang mengenal bank tertentu melalui keluarga atau teman.

Seluruh bank yang menyediakan rekening tabungan atau giro dapat masuk dalam penilaian, kecuali koperasi kredit di Amerika Serikat.

Dalam survei tersebut, responden diminta menilai tingkat kepuasan mereka terhadap bank masing-masing sekaligus kemungkinan merekomendasikannya kepada orang lain.

Penilaian juga mencakup lima aspek utama, yakni tingkat kepercayaan terhadap stabilitas bank, syarat dan ketentuan layanan seperti biaya dan suku bunga, kualitas layanan pelanggan, kemudahan layanan digital, serta kualitas saran keuangan yang diberikan.

Hasil survei menunjukkan bahwa faktor kepercayaan tetap menjadi pertimbangan paling penting bagi nasabah di seluruh dunia. Setelah itu, layanan digital dan kualitas layanan pelanggan menjadi faktor utama berikutnya dalam menentukan pilihan bank.

Seluruh elemen penilaian kemudian diolah dalam sistem skor khusus. Penilaian dari nasabah aktif diberi bobot paling tinggi, sementara penilaian dari mantan nasabah maupun pihak yang hanya mengenal bank melalui orang lain diberi bobot lebih rendah.

Dari total 410 bank yang masuk daftar tahun ini, sebanyak 311 bank berhasil mempertahankan posisinya dari tahun sebelumnya. Tren ini memperlihatkan dominasi bank-bank dengan layanan digital yang semakin kuat dan konsisten dalam menjaga kepuasan nasabah.

Sebanyak 19 bank juga berhasil mempertahankan posisi peringkat pertama di negara masing-masing. Sementara itu, tiga bank baru langsung menempati posisi teratas pada 2026 meski tidak masuk daftar tahun sebelumnya, yakni Banco Consorcio di Chile, Die Sparkasse Bremen di Jerman, serta Bank of New Zealand di Selandia Baru.

Diantara daftar bank tersebut juga ada bank asal Indonesia antara lain, PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Seabank Indonesia, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank BCA Syariah, Standard Chartered Indonesia, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank Aceh Syariah, PT Bank Raya Indonesia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara, PT Bank KEB Hana Indonesia (LINE Bank) dan PT Bank Nagari.


(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: BRI Cetak Laba Bersih Rp 15,5 Triliun di Q1-2026